Saturday, October 15, 2016

Masih Tunggu Lilipaly, Pendaftaran Pemain Timnas Dipercepat PSSI


Seputar Timnas - Sekjen PSSI Azwan Karim mengatakan bahwa 40 pemain resmi didaftarkan pada Sabtu (15/10/2016) besok sebagai pemain seleksi tim nasional Indonesia yang akan berangkat ke Piala AFF 2016 di Filipina. Jadwal ini lebih cepat dari tenggat waktu yang diberikan oleh AFF karena PSSI akan segera menggelar kongres pemilihan Ketua PSSI tiga hari kemudian.

Azwan mengakui jumlah tersebut lebih banyak dari pemain yang dipanggil pelatih Alfred Riedl ke pemusatan latihan terakhir di Stadion Maguwoharjo, Sleman 20-28 Oktober nanti. Sampai saat ini, Riedl hanya memanggil 26 pemain untuk dibawa ke pemusatan latihan di Magwoharjo.

"Kemarin ada wacana hanya mendaftarkan 35 pemain. Ada tambahan dan akan kami daftarkan tanggal 15 Oktober. Kami majukan dua hari sebagai antisipasi kesibukan kongres," terang Azwan kepada awak media pada Kamis (13/10) malam usai rapat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Kuningan, Jaksel.

Sebelumnya, PSSI berencana memakai lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, sebagai tempat TC terakhir timnas sebelum berangkat ke Filipina. Namun fasilitas tersebut tak tersedia pada waktu yang direncanakan.

Seperti yang diketahui, salah satu nama baru yang dipanggil Riedl adalah pemain naturalisasi asal Belanda Stefano Lilipaly, yang kini bermain untuk SC Telstar. Namun, jadwal kompetisi Eerste Divisie, liga divisi dua Belanda berbenturan dengan agenda Piala AFF yang digelar di Myanmar dan Filipina.

"Pemanggilan terakhir PSSI belum dapat balasan dari klub Lilipaly. Statusnya dia sudah dipanggil, tapi belum dibalas," pungkas Azwan.

Seluruh negara peserta turnamen diberi kesempatan untuk mendaftarkan 40 pemain ke AFF hingga 17 Oktober 2016. Jumlah ini akan mengerucut menjadi 23 orang sehari sebelum laga perdana penyisihan grup.

Indonesia akan menghadapi raksasa ASEAN Thailand pada laga pembuka grup A, 19 November di Stadion Philippines Sports. Selanjutnya, Irfan Bachdim dan kawan-kawan akan melawan tuan rumah Filipina tiga hari kemudian.[Sumber Liputan6]