Saturday, October 8, 2016

Inilah Kegiatan Aples Gideon Tecuari Mantan Bek Timnas Era 90 an


Seputar Timnas - Apakah anda masih ingat dengan Aples Gideon Tecuari? Mungkin namanya untuk saat ini terdengar asing bagi pecinta sepakbola Indonesia. Namun jika menarik lagi ke belakang pada era pertengahan 1990-an sampai awal 2000-an, Aples sangat dikenal sebagai salah satu bek tangguh yang dimiliki Indonesia kala itu.

Pria asal Papua itu pernah membawa skuat Garuda meraih medali perak SEA Games 1997, serta runner-up Piala AFF (dulu masih bernama Piala Tiger) 2002. Dia dikenal sebagai bek yang tak kenal kompromi dalam menjegal laju lawan. Pelatih timnas Thailand Kiatisuk Senamuang pernah merasakan betapa sulitnya melewati adangan dari Aples, ketika masih bermain pada partai final SEA Games 1997.

Sayangnya, namanya sudah jarang terdengar lagi sejak memutuskan pensiun dari pentas sepakbola profesional pada 2005. Meski terkadang, namanya masih sering terdengar ambil bagian dalam turnamen antarkampung (tarkam) di sekitar Jabodetabek. Lantas apa kabar dirinya kini?

Ketika menghadiri sesi jumpa pers timnas street soccer Indonesia di salah satu hotel kawasan Mangga Besar, Jakarta, Kamis (6/10), Aples yang masih terlihat bugar pun bersedia dengan ramah untuk meladeni wawancara.

Aples saat ini memang mendapatkan tugas untuk menjadi asisten pelatih timnas street soccer Indonesia yang mengikuti International Street Soccer Championship (ISSC) di Ancol, Jakarta, 7-9 Oktober 2016. Dia mendampingi mantan rekannya di timnas Indonesia Rochy Putiray yang menjadi pelatih kepala tim tersebut. 

Di sisi lain, mantan bek Persija Jakarta itu pun bercerita tentang kehidupannya saat ini. 


"Sekarang saya masih melatih sepakbola. Status saya saat ini adalah PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Papua Barat dengan SK sebagai pelatih. Jadi, saya melatih untuk tim pelajar maupun provinsi di Papua Barat," buka Aples, yang sempat terkena penyakit rabun ayam ketika masih aktif menjadi pemain itu.

Ada cerita unik di balik dirinya sebelum menerima tawaran menjadi PNS. Aples mengungkapkan, sempat menolak tawaran itu pada 2004. Kemudian, dia menolaknya kembali ketika ditawarkan pada 2009, namun akhirnya menerima tawaran tersebut lantaran desakan dari sang istri.

"Saya sebenarnya tak ingin jadi pegawai. Karena kalau di kantor itu hanya duduk saja, itu membuat badan saya nanti bisa jadi gemuk seperti teman-teman mantan pemain lainnya. Saya enggak mau badan saya gemuk. Makanya, saya minta di lapangan dan tetap melatih," ujarnya, sambil tertawa.

"Kalau di sana (Papua Barat), kami sesama mantan pemain rutin seminggu dua kali bermain sepakbola di lapangan besar dan futsal, seminggu dua kali. Kalau untuk tarkam, di sana tidak ada, tapi terkadang saya masih main kalau ada undangan di Jakarta," tambah pemain yang tercatat terakhir membela Perseman Manokwari itu.

Bagaimana dengan obsesinya untuk menjadi pelatih klub di pentas sepakbola nasional? Aples terlihat tak ingin terlalu tergesa-gesa mengenai hal itu. Kendati saat ini dirinya sudah mengantongi lisensi kepelatihan C AFC.

"Saya belum lanjut lagi ikut kursus kepelatihan, karena saya belum pegang klub. Saat ini saya masih pegang tim kelas pelajar saja. Sebenarnya ada rencana ke sana (melatih klub profesional dan mengambil lisensi pelatih lebih tinggi), tapi nanti saja, pasti ada waktunya," jelasnya.[Sumber fourfourtwo.com]