Thursday, May 19, 2016

Banur dan Kemenpora Beda Pendapat Soal SEA Games


Seputar Timnas - Tim nasional Indonesia dalam kondisi “mati suri" selama kurun waktu setahun terakhir. Sanksi FIFA yang dijatuhkan sejak Mei 2015 lalu, membuat Tim Garuda tak bisa berkiprah di ajang internasional.

Kini, usai sanksi dicabut, Timnas Indonesia dipastikan akan kembali mentas di ajang internasional. Ada tiga kejuaraan resmi yang jadi fokus PSSI untuk segera menyiapkan timnas.

Piala AFF 2016, SEA Games 2017, dan Asian Games 2018, adalah ajang yang akan kembali jadi pembuktian kepantasan Timnas Indonesia berlaga di level internasional. Yang terdekat, Timnas akan disiapkan untuk bisa mengikuti Piala AFF 2016 di Filipina dan Myanmar pada November mendatang.

Namun, dengan waktu yang cukup mepet, Timnas diprediksi takkan bisa berbuat banyak di ajang tersebut. Oleh karena itu, target jadi yang terbaik diusung di SEA Games 2017 mendatang.

Tapi, di ajang SEA Games bukanlah tim senior yang tampil melainkan Timnas Indonesia U-23. Hal ini yang mengundang legenda Timnas Indonesia, Bambang Nurdiansyah, angkat bicara.

Menurut Bambang, SEA Games bukanlah target yang seharusnya diusung oleh PSSI. Ia mengatakan, SEA Games seharusnya dijadikan target transisi, menuju jenjang yang lebih tinggi semisal Piala AFF atau Piala Asia.

Alasan pria yang akrab disapa Banur ini, SEA Games yang diikuti oleh tim usia muda, dijadikan batu loncatan untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang Garuda Muda.

"SEA Games kan yang main Timnas Indonesia U-23, jadi jangan terlalu membebankan juara kepada mereka. Biarkan saja mereka berkembang di situ, untuk diarahkan ke level yang lebih tinggi lagi," jelas Banur saat hadir di acara diskusi Free Kick PSSI Pers, Kamis 19 Mei 2016.

"Kalau melihat Thailand, mereka sudah tidak bicara target di SEA Games lagi, tapi sudah Piala AFF dan Piala Asia. Mereka tidak masalah kalah di SEA Games, tapi mereka mendorong untuk maksimal di Piala AFF dan Piala Asia," imbuhnya.

Menanggapi komentar Banur, Gatot S Dewa Broto selaku Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, ikut setuju. Hanya saja menurut Gatot, SEA Games juga jadi target utama, mengingat ekspektasi seluruh rakyat Indonesia yang begitu rindu prestasi sepakbola.

"Pada prinsipnya kami setuju dengan Mas Bambang (Nurdiansyah). Tapi, mengapa kita perlu menjadikan SEA Games sebagai target, karena masyarakat tentu menginginkan kita jadi yang terbaik, jadi juara," ujar Gatot. [viva]