Monday, February 15, 2016

Terungkap Ternyata Menpora Minta Digelar KLB PSSI


Seputar Timnas - Pertemuan empat mata antara Menpora Imam Nahrawi dengan Ketua Komite Ad-hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar yang diakui keduanya memiliki keinginan sama, yakni mengembalikan sepakbola Indonesia dari sanksi atau pengucilan FIFA di kantor Menpora. Imam Nahrawi dikabarkan minta syarat Komite Ad-hoc segera menggelar KLB PSSI.

La Nyalla Mahmud Mattalitti Ketua Umum PSSI mengungkapkan itu dalam siaran persnya. Tetapi , La Nyalla tidak menjelaskan, apakah Agum Gumelar akan merespons tawaran Menpora Imam Nahrawi tersebut. La Nyalla justru mempertanyakan syarat dari Menpora itu.

“KLB untuk apa? Memilih ketua umum dan pengurus baru? Memangnya yang sekarang kenapa. Salah? Salahnya apa? Kan tidak pernah terjawab?” tanyanya LNM sebagaimana diberitakan POSKOTANEWS Minggu, 14 Februari 2016.

Masih menurut La Nyalla bahwa Komite Ad-hoc tidak memiliki kewenangan untuk menggelar KLB. Sebeb sesuai statuta, KLB hanya bisa dilakukan apabila diminta oleh anggota dan disetujui oleh komite eksekutif, dan disupervisi oleh FIFA-AFC.

Selain permintaan KLB, Imam Nahrawi juga menginginkan pengurus PSSI bukan dari partai politik. Mengenai ini La Nyalla menyatakan dirinya tidak menjadi pengurus partai apapun, meski sebelumnya adalah anggota timses Prabowo

Sementara dilain sisi, La Nyalla menyambut baik pertemuan Menpora – Agum Gumelar. “Dua syarat ini mendesak untuk dipenuhi sebagai pintu masuk menghidupkan kembali sepakbola Indonesia. Yaitu, pemerintah mengutus wakilnya untuk duduk di komite ad-hoc dan Menpora mencabut SK Pembekuan PSSI sebelum kongres FIFA akhir Februari nanti. Itu pintu masuknya,” paparnya.

Sebelumnya La Nyalla terpilih sebagai Ketua Umum PSSI masa bakti 2015-2019 dalam Kongres PSSI di Surabaya April 2014. Namun sayangnya, hanya beberapa jam sebelum keputusan kongres menetapkan La Nyalla untuk memimpin roda organisasi PSSI, pihak Kemenpora menjatuhkan sanksi pembekuan PSSI. Maka itu rtinya, pemerintah tidak mengakui segala bentuk kegiatan PSSI.

Keterlibatan pemerintah dalam sepakbola membuat FIFA memberikan Sanksi ke Indonesia dilarang tampil kesemua ajang sepakbola Internasional yang masih dalam raung lingkup FIFA.[AYG-PK]