Wednesday, February 3, 2016

Menpora: Masa Pemerintah 'Nurut' Sama PSSI


Seputar Timnas -  Komite Ad Hoc Reformasi PSSI, sudah bekerja sejak bulan November 2015. Tetapi hingga saat ini, tim yang diketuai Agum Gumelar itu masih kesulitan untuk bergerak.

Faktor utama sulitnya Komite Ad Hoc bergerak, lantaran pihak pemerintah dalam hal ini Kemenpora, tidak bersedia mengrimkan wakilnya dalam tim tersebut. Kemenpora malah membentuk tim tandingan yang disebut tim kecil.

Setelah beberapa bulan terlewati, ternyata pemerintah masih belum juga melunak. Menpora, Imam Nahrawi, kembali menegaskan jika pihanknya tetap tidak bersedia mengirimkan wakil dalam tim bentukan joint Committee FIFA dan AFC tersebut.

"Ini ibarat induknya sedang memberi sanksi anaknya. Sekarang tinggal anaknya meyakinkan induknya, bahwa anaknya sedang memperbaiki dan melaksanakan seluruh statuta FIFA. Keberadaan kami ini hanya bagaimana statuta FIFA dijalankan oleh anak buahnya. Jangan dibalik dong, masa selama ini pemerintah yang dianggap merusak," terang Imam.

"Coba nanti bedah dimana pelanggarannya (PSSI), biar nanti BOPI dan Tim Transisi yang kasih tahu. Masa kami harus bergabung dengan tim yang berada di bawah PSSI. Masa pemerintah di bawah?" tuturnya.

Lantas, akan seperti apa nasib sepakbola Indonesia andai masalah ini tak kunjung usai. Sanksi bisa lebih berat diterima Indonesia, andai hingga Kongres FIFA 26 Februari nanti masalah ini belum dituntaskan.[Viva]