Monday, February 22, 2016

Komite Ad Hoc Ngebet Ingin Ketemu Jokowi


Seputar TimnasAgum Gumelar Ketua Komite Ad Hoc menyebutkan saat ini ia menunggu panggilan dari Presiden, Joko Widodo, perihal permasalahan sepakbola Indonesia. Ini disampaikan oleh Agum ketika rapat dengan pendapat dengan Komisi X DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin 22 Februari 2016.

Hadir dalam rapat tersebut adalah, Wakil Ketua Komite Ad Hoc, IGK Manila, anggota Komite Ad Hoc, Tommy Welly, Raja Parlindungan Pane, Joko Driyono, Mahfudin Nigara dan Pinky Hidayati. Dalam pertemuan tersebut, Agum melaporkan kepada DRP soal perkembangan Komite Ad Hoc.

Agum memngatakan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Prince Abdullah (Exco FIFA dan Wakil Presiden  AFC), Sekjen AFC, John Windsor, Mariano Aranetta (Exco AFC), dan Sanjivaan (direktur Asosiasi AFC). Tak hanya itu saja Agum juga sudah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Saya juga sudah ketemu Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pak Wapres berjanji akan mempertemukan komite Ad Hoc dengan Presiden. Kami saat ini masih menunggu undangan dari Pak Jokowi," papar Agum sebagaimana diberitakan VIVA.

Masih menurut Agum, bahwa saat bertemu Presiden, Agum akan menyampaikan secara lengkap program jangka panjang, soal reformasi sepakbola yang diinginkan oleh presiden. Namun, Agum menambahkan, untuk melakukan reformasi sepakbola perlu dilakukan secara bersama-sama.

Menurut Agum komite Ad Hoc juga masih menunggu perwakilan dari pemerintah untuk bergabung. Sebab,sampai saat ini belum ada perwakilan dari pemerintah.

Sementara itu,Gatot S Dewa Broto juru Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga, mengatakan, Menpora juga sedang menunggu undangan dari presiden. Pertemuan tersebut kemungkinan hanya akan dihadiri oleh, presiden, wakil presiden, menteri dan komite Ad Hoc

"Pak Menteri on call. Artinya kapan pun dipanggil Presiden akan selalu siap," pungkas Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta.