Monday, December 14, 2015

Dinilai Untungkan PSSI,Pemerintah Ogah Kirim Wakil ke Komite Ad Hoc


Seputar Timnas - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akhirnya memutuskan untuk tak mengirimkan wakilnya ke Komite Ad Hoc reformasi sepakbola Indonesia. Hal ini dipastikan oleh Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, saat ditemui di kantornya, Senin 14 Desember 2015.

Gatot menyatakan ada alasan kuat yang membuat pihaknya enggan mengirimkan wakil ke Komite Ad Hoc. Disebutkan oleh Gatot, terms of reference yang ditetapkan oleh Komite Ad Hoc tak sesuai dengan visi misi dari pemerintah terkait reformasi sepakbola Indonesia.

"Belum nyambung materinya dengan pemerintah karena lebih banyak menyangkut kepentingan PSSI. Jadi, kami mengambil sikap tak akan gabung," terang Gatot.

Namun, Gatot menyatakan tak akan mengganggu eksistensi dari Komite Ad Hoc. Pihaknya bakal fokus untuk memaksimalkan kerja dari Tim Kecil.

Dan rencananya, pekan ini Tim Kecil bentukan pemerintah akan menggelar rapat. "Agendanya membahas mengenai langkah pertama terkait pembenahan sepakbola nasional," ujar pria berkacamata ini.

Tim Kecil bentukan pemerintah terdiri dari 5 orang. Mereka adalah Rita Subowo, Makarim Wibisono, Djoko Susilo, Gatot S Dewa Broto, dan Dede Sulaiman.[VIVA]