Thursday, November 26, 2015

Kemenpora Ingin Penjelasan Tertulis dari FIFA soal Tim Ad-Hoc

Kemenpora Ingin Penjelasan Tertulis dari FIFA soal Tim Ad-Hoc

Seputar Timnas - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengakui masih menunggu kejelasan dari FIFA soal pembentukan Tim Ad-Hoc. Penjelasan detail itu yang nantinya jadi bahan pertimbangan Kemenpora untuk memutuskan siapa wakil pemerintah di Tim Ad-Hoc

Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S. Dewabroto, menyatakan sampai saat ini masih menjalin komunikasi dengan induk sepak bola dunia tersebut. Namun, FIFA belum menjelaskan secara rinci untuk Tim Ad-Hoc itu.

"Bagaimana mau ikut ke Tim Ad-Hoc, kami saja belum tahu ruang lingkup jika kami ambil bagian di sana. Kami masih menunggu soal itu," kata Gatot di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (25/11/2015).

Penjelasa yang menyeluruh sangat penting bagi Kemenpora, supaya tidak salah langkah dan bisa menempatkan orang yang tepat. Diakui Gatot, saat ini Kemenpora juga fokus menunggu instruksi dari Presiden RI Joko Widodo terkait pembentukan Tim Kecil.

"Itu sebabnya kami juga harus fokus dengan Tim Kecil dan tunggu saja bagaimana kejelasan Tim Ad-Hoc. Saat ini kami menunggu arahan dari Pak Jokowi dan kami terus berkomunikasi dengan pihak Istana Negara," lanjutnya.

Ide terbentuknya Tim Ad-Hoc setelah delegasi FIFA dan AFC telah melakukan kunjungannya ke Jakarta, pada 2-3 November 2015 lalu. Delegasi yang dipimpin Anggota Eksekutif FIFA, Kozo Tashima telah melakukan sejumlah pertemuan dengan berbagai pihak termasuk PSSI dan pemerinah untuk menyelesaikan kisruh sepak bola di Indonesia.

Akhirnya, FIFA pun meminta kepada Indonesia untuk membuat Komite Ad-Hoc yang bertugas mereformasi sepak bola di Tanah Air dan terutama menyelesaikan sengketa antara PSSI dengan pemerintah. Namun, pemerintah justru membuat Tim Kecil yang fungsinya sama seperti Tim Ad-Hoc yang akan dibentuk sesuai arahan FIFA.

"Sampai sekarang belum ada surat tertulis dari FIFA soal Komite Ad-Hoc itu seperti apa. Lagi pula Komite itu belum diputuskan siapa saja orang-orang yang mengisinya," tegas Gatot.[bola.com]