Wednesday, September 9, 2015

Pelatih Timnas Malaysia Nyaris Jadi Korban Amukan Suporter

Pelatih Timnas Malaysia Nyaris Jadi Korban Amukan Suporter 

Seputar Timnas - Sebuah insiden terjadi dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia ketika publik Malaysia membuat rusuh di Stadion Shah Alam, saat menghadapi Arab Saudi dalam lanjutan Grup A semalam.
 

Laga antara Malaysia kontra Arab Saudi itu terpaksa dihentikan saat laga tinggal tiga menit lagi. Unggul lebih dulu lewat gol Mohd Safiq Rahim di menit ke-70, tim tamu berhasil membalas dua kali lewat Taisir Al-Jassim dan Mohammed Al-Sahlawi.
 

Hasil buruk itu membuat 10.000 penonton yang memadati Shah Alam berang, terutama kelompok Ultras Malaya di tribun selatan stadion. Suar, batu, sampai bom asap dilempar ke dalam lapangan.
 

"Saya hampir saja kena (lemparan) dan saya terjatuh. Saya juga harus memastikan keamanan para pemain. Tapi pada akhirnya apa yang kita dapat? Sepakbola telah dirusak," ujar pelatih Malaysia, Ong Kim Swee, seperti dilansir Bernama.

"Saya sangat kecewa dengan insiden ini karena ini adalah kali keduanya terjadi saat saya sedang menangani tim nasional," ujar pelatih yang lama membesut Timnas U-23 Malaysia tersebut.

Kekecewaan para suporter Malaysia mungkin buah dari hasil negatif yang dituai "Harimau Malaya" sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2018. Setelah imbang 1-1 dengan Timor Leste di kandang, Malaysia dipaksa menelan 16 gol dalam laga kontra Palestina dan Uni Emirat Arab.
 

Meski begitu, menurut OKS, kejadian ini sangat tidak perlu. Apalagi Malaysia terkenal memiliki sikap yang sopan dan baik. Insiden di Shah Alam tentu bakal merusak imej "Negeri Jiran".
 

"Banyak cara untuk menunjukan perasaan (kecewa) itu tapi ini bukan cara yang tepat." [viva]