Wednesday, September 9, 2015

FAM Diancam Dibekukan Menteri Olahraga Malaysia, Presidennya pun Mundur

FAM Diancam Dibekukan Menteri Olahraga Malaysia, Presidennya pun Mundur

Seputar Timnas - Perseteruan antara federasi sepakbola dan pemerintah tak cuma terjadi di Indonesia, tapi juga di Malaysia. Ancaman pembekuan federasi oleh Menteri Olahraga ditanggapi dengan mundurnya presiden Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dari posisinya.

Gejolak di persepakbolaan nasional muncul usai kekalahan telak timnas Malaysia dari Uni Emirat Arab dengan skor 0-10 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Mohamed Zayed Stadium, Kamis (3/9) pekan lalu.

Kekalahan terbesar sepanjang sejarah 'Harimau Malaya', setelah 2-8 dari Selandia Baru pada 1967, membuat FAM dikritik keras dan masyarakat sepakbola di sana pun menuntut adanya perombakan total.

Tak cuma itu, kekalahan itu juga membuat Menteri Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin, kesal bukan kepalang dan lantas memberi ancaman untuk membekukan FAM jika tidak dilakukan perubahan.

"Saya akan memanggil pejabat FAM untuk memberikan laporan lengkap tentang kekalahan telak itu dan jika mereka masih memberi alasan yang sama, saya tidak punya pilihan lain selain mengambil alih tampuk pimpinan di sana, tentunya setelah saya memiliki bukti cukup untuk melakukannya," ujar Khairy seperti dikutip dari Football Channel Asia kemarin.

"FAM harus mulai bertanya kepada diri mereka sendiri, apakah mereka memang seharusnya berada di sana dan berpura-pura seperti tidak ada yang terjadi, bahkan setelah tragedi memalukan yang terjadi itu. Jika FAM terus berpura-pura seperti tidak ada apapun yang terjadi, dan memakai alasan yang sama lagi, maka saya tidak punya pilihan lain lagi selain memakai opsi terakhir, yakni membekukan FAM," sambungnya.

Tepat sehari setelah ancaman dari Khairy tersebut, presiden FAM, Tengku Abdullah Sultan Ahmad Shah, memutuskan meletakkan jabatannya

"Saya akan mundur secara bertahap karena masih banyak yang harus saya urus di FAM (sebelum mengundurkan diri), dan itu memudahkan banyak pihak. Saya menyarankan FAM untuk menunjuk Datuk Seri Afandi Hamzah (wakil presiden FAM) sebagai pelaksana tugas presiden karena saya tidak mau lagi berperan aktif di FAM," ujar Abdullah yang juga dilansir Football Channel Asia.

Mundurnya Abdullah ini mengikut jejak pelatih Malaysia, Dollah Salleh, yang mundur sehari setelah kekalahan memalukan dari UEA tersebut. FAM kemudian menunjuk pelatih timnas U-23, Ong Kim Swee sebagai pelatih sementara Malaysia, untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Arab Saudi hari ini.

Abdullah, yang masih keturunan kesultanan Pahang, sebenarnya baru memimpin FAM pada 2014 lalu menggantikan Sultan Haji Ahmad Shah.[detik]