Thursday, September 10, 2015

AFC: Kerusuhan Timnas Malaysia Buat Malu Sepakbola Asia

 

Seputar Timnas - Sepakbola Asia kembali dirundung masalah setelah terjadi kerusuhan suporter di Malaysia, yang membuat laga kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Arab Saudi dihentikan. Insiden ini mencoreng wajah sepakbola Asia.

Laga yang berlangsung di Stadion Shah Alam, Selasa, 8 September 2015, itu terpaksa dihentikan saat memasuki menit ke-87 akibat ulah suporter Malaysia yang melempar suar dan bom asap ke pinggir lapangan.

Pasalnya, ketika itu Malaysia sedang dalam kondisi tertinggal 1-2 dari Arab Saudi. Hasil tersebut meneruskan rentetan hasil negatif "Harimau Malaya" yang sebelumnya kebobolan 17 gol dalam tiga laga Grup A.

Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, mengatakan kalau badan tertinggi sepakbola Asia itu khawatir dengan kondisi yang menimpa sepakbola Malaysia. AFC pun menegaskan akan memberikan bantuan dan dukungan terhadap investigasi disipliner yang bakal dilakukan oleh FIFA.

"AFC sangat amat kecewa dengan insiden yang terjadi Selasa kemarin, dan kami menilai hal ini sebuah masalah serius. Sepakbola Asia mengedepankan keadilan dan integritas," ujar Shaikh Salman, seperti dilansir dari Reuters.

"Insiden di Kuala Lumpur bukanlah imej sesungguhnya sepakbola di benua ini dan juga di belahan dunia lainnya. Tindakan seperti ini dikecam oleh semua orang yang ingin sepakbola Asia lebih maju," tambahnya.

Sebelumnya, ungkapan serupa diucapkan pelatih Malaysia, Ong Kim Swee, yang menilai insiden kerusuhan tersebut sudah pasti merusak reputasi Malaysia sebagai negara yang ramah.

"Kejadian ini sangat tidak perlu. Apalagi, Malaysia terkenal memiliki sikap yang sopan dan baik, jelas ini sudah merusak imej tersebut. Banyak cara untuk menunjukan perasaan (kecewa) itu, tapi ini bukan cara yang tepat," ujar OKS soal insiden tersebut. [viva]