Wednesday, August 12, 2015

Jalan Awal Evan Dimas Taklukkan Negeri Matador


Seputar Timnas -  Satu lagi pemain Indonesia yang menjajal bermain di Eropa. Meskipun baru berstatus trial, setidaknya mantan kapten Timnas U-19, Evan Dimas Darmono telah mencicipi aroma bermain di benua biru bersama tim sekota Barcelona dan Espanyol, UE Llagostera.

Setelah berangkat dari Indonesia pada akhir pekan lalu, Evan Dimas tiba di Spanyol pada Senin dan langsung merapat ke markas Llagostera di Palamos. Pemuda 20 tahun tersebut langsung menjalani sesi latihan.

Dalam situs resmi Llagostera, diunggah beberapa foto Evan sedang menjalani sesi latihan, lengkap dengan kostum latihan berwarna merah-merah.

Satu hari berselang, Evan kembali tampak mendekatkan diri dengan skuad utama klub asal Catalunya tersebut. Ia terlihat berada di tribun stadion saat Llagoresta berhasil menang 2-0 atas Palamos CF dan merebut trofi pramusim, Trofeu Vila.

"Evan Dimas ikut menonton pertandingan Palamos CF melawan UE Llagostera," tulis akun Twitter klub berjuluk Blanquivermells tersebut, sambil mengunggah dua buah foto.

Evan Dimas diberikan kesempatan mengikuti trial selama sepekan dengan klub yang tampil di Segunda Division. Kalau lolos, mantan pemain Persebaya Surabaya berpeluang tampil di kompetisi Negeri Matador meski hanya kasta kedua.

Berbicara soal peluang Evan Dimas tampil di Spanyol, mantan pelatihnya di Timnas U-19, Indra Sjafri, cukup yakin. Sebab, ia percaya kualitas mumpuni pemuda asal Jawa Timur itu.

"Peluang pasti ada, karena dia diberi kesempatan pasti sudah dilihat kualitasnya. Evan juga pernah main di sana saat kami (timnas U-19) uji coba melawan Barcelona Valencia, Atletico, jadi kualitasnya pasti sudah dipantau," ujar Indra.

Mengenal Llagostera

Memang tak banyak yang mengenal Llagostera. Sama-sama berasal dari Catalunya, mereka kalah pamor dengan Barcelona atau Espanyol.

Di Spanyol, Llagostera juga merupakan tim yang masih hijau. Baru berdiri sejak 1947, mereka juga tercatat sebagai klub yang berasal dari kota terkecil di Spanyol.

Klub berjuluk Blanquivermells tersebut juga tidak memiliki prestasi gemilang sepanjang sejarah berdirinya. Dari musim ke musim, mereka hanya berkutat di kompetisi kasta ke-2 Spanyol, Segunda Division.

Musim lalu, mereka hanya mampu menduduki posisi 8 klasemen akhir Segunda Division dengan rekor 15 kali menang, 15 kali imbang dan 12 kali tumbang.

Saat ini, klub yang dipimpin Isabel Tarrogo dan dilatih mantan Oriol Alsina tersebut bermarkas di Palamos Costa Brava, stadion dengan kapasitas 5.842 penonton. Namun, kandang asli mereka sebenarnya Estadi Municipal de Llagostera. Mereka terpaksa pindah karena LFP menilai venue tersebut belum memenuhi standar kompetisi.

Walau cuma dianggap tim 'anak bawang' di Spanyol, dengan bergabung ke sana tetap memberikan keuntungan bagi Evan Dimas. Setidaknya dia punya kesempatan lebih mengasah kemampuan karena akan berhadapan dengan tim dan bakat-bakat asing.

Membawa berkah 

Kedatangan Evan Dimas ke klub Spanyol, Llagostera ternyata memberikan keuntungan tersendiri bagi tim yang berlaga di Segunda Divison tersebut. Hadirnya mantan kapten Timnas U-19 itu dimanfaatkan mendongkrak pamor Llagostera.

Evan Dimas menjalani trial dengan Llagostera selama sepakan. Jika dinyatakan lolos, maka pemain 20 tahun punya peluang menjajal kompetisi kasta kedua Spanyol.

Sejauh ini Evan Dimas disambut baik oleh Llagostera. Bahkan mereka tidak putus memberikan informasi terbaru mengenai sang pemain melalui postingan di akun twitter maupun situs resmi klub.

Tapi rupa-rupanya ada maksud terselubung dari kebaikan Llagostera. Seperti aji mumpung, mereka menggunakan Evan Dimas untuk mendongkrak popularitasnya.

Situs resmi La Liga menulis, "Kedatangan Evan Dimas dalam rangka trial , membat tim Catalan itu melonjak popularitasnya di kawasan Asia Tenggara."

Mereka kemudian juga menyebutkan kalau Llagostera menjadi trending topic selama beberapa jam begitu kabar kedatangan Evan Dimas baru ramai beredar.[viva]