Wednesday, August 5, 2015

Gaji Pemain Akan Dibatasi, Mantan Bek Timnas U-19 Mengaku 'Pasrah'

Gaji Pemain Akan Dibatasi, Mantan Bek Timnas U-19 Mengaku 'Pasrah'

Seputar Timnas - Defender Mitra Kukar, yakni Hansamu Yama Pranata, akui belum tahu niat PT Liga Indonesia memberlakukan Salary Cap. Sebabnya PT Liga ingin menstabilkan keuangan klub dengan cara menerapkan aturan Salary Cap serta Budget Cap.

"Saya tak tahu, tergantung klub saja. Bila nantinya memang ada pemerataan atau pemotongan gaji, ya semoga hasilnya tetap tak memberatkan," kata Hansamu , Hari Selasa (4/8/2015).

Salary Cap adalah batasan jumlah uang yang dikeluarkan sebuah klub dalam memberikan gaji bagi para pemainnya. Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, memaparkan bisa saja memberlakukan keduanya (budget cap serta salary cap) pada gelaran ajang berikutnya.

"Di sini objeknya adalah klub, kita mau finansial klub stabil, sehingga di kemudian hari tak ada berita lagi masalah klub yang tak dapat gaji pemainnya," tambah Tigor.

Untuk mengantisipasi keberatan dari para pesepakbola terkait pemberlakuan aturan itu, Tigorshalom Boboy akan berkomunikasi dengan pihak klub. Sebab hal itu demi kestabilan finansial klub sendiri.

"Kita tengah pelajari formatnya serta akan dikomunikasikan dengan klub serta pesepakbola. Tentu akan ada sedikit keberatan dari pesepakbola karena pendapatan mereka berkurang, namun kita tak dapat memuaskan satu pihak saja. Yang terpenting adalah keuangan klub stabil," terang Tigor.[liputan6]