Monday, August 10, 2015

Demo Menpora, Kapten Timnas Senior Akan Bawa Keluarga

Demo Menpora, Kapten Timnas Senior Akan Bawa Keluarga

Seputar Timnas - Keadaan sepakbola Indonesia yang semakin tidak menentu menjadikan gelandang Persib , Firman Utina, gelisah. Firman khawatir rencana PSSI serta PT Liga Indonesia menggelar ajang Liga Super Indonesia (ISL) 2015/16 kembali buyar akibat tidak adanya rekomendasi dari Menpora Imam Nahrawi.

Sebagaimana diketahui, PSSI serta PT Liga berencana menggelar ajang ISL pada pekan ketiga Oktober 2015. Mereka akui yakin dapat menggulirkan ajang tanpa persetujuan dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Pendapat lain justru dikemukakan BOPI. Melalui Ketua Umum, Noor Aman, BOPI memaparkan tidak akan memberi rekomendasi bergulirnya ISL bila PSSI dilibatkan.

Lainnya itu, mereka juga menyatakan akan kembali menggelar verifikasi terhadap 18 klub ISL. Keadaan ini tentunya dapat menimbulkan polemik baru serta berpotensi kembali mematikan ajang.

Apalagi, Kemenpora telah mengirimkan surat kepada pihak kepolisian. Surat tersebut berisikan permohonan agar kepolisian tidak memberikan rekomendasi izin ISL karena proses hukum di PTUN atas kasus PSSI serta Kemenpora masih berlanjut.

Merasa jengah dengan kondisi kini, Firman pun mengusulkan rencana dengan mengajak para pesepakbola, sambil membawa keluarganya, datang menemui Menpora untuk menyampaikan langsung bagaimana pahitnya kehidupan mereka akibat konflik berkepanjangan antara PSSI serta Kemenpora.

"Kami (pemain) siap membawa anak serta istri menggelar aksi demo. Kita juga ajak manager untuk membawa anak cucunya. Ini adalah bentuk hasrat serta harapan kami terhadap sepakbola Indonesia," ujar Firman.

Kapten timnas Indonesia ini berkeinginan Menpora dapat lebih arif dalam mengambil keputusan. Kompetisi, baginya, dijalankan lebih dahulu.

Bila nantinya ada kesalahan yang dilakukan PSSI dalam menggelar ajang, ia memohon Menpora untuk mengambil tindakan tegas. 

"Harapan kami adalah jalankan saja dulu ajang, jika memang ada kekeliruan di PSSI maka segera lakukan tindakan serta selesaikan. APPI telah melakukan pembicaraan dengan Kemenpora, begitu pula PSSI," paparnya.[viva]