Monday, July 6, 2015

La Nyalla : Sekarang Mafia Berkumpul di Kemenpora

La Nyalla : Sekarang Mafia Berkumpul di Kemenpora

Seputar Timnas - Presiden Persatuan Sepakbola Indonesia, La Nyalla Mahmud Matalitti dengan terbuka menyampaikan kepada awak media yang berkumpul di acara ‘Suporter Bertanya? PSSI Menjawab’ bahwa mafia sepakbola berkumpul di Kemenpora.

Maksud pernyataan tersebut terkait kerugian finansial yang saat ini dialami PSSI akibat pembekuan yang diberikan Kemenpora. Dan berujung kepada penjelasan APBN (Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara) yang masuk ke PSSI.

"Ada dana APBN yang masuk Rp400 juta, itu hanya numpang lewat. Itu kegiatannya Djohar (Arifin Husin) sama Edi Nurinda (Asisten Deputi Menpora). Tanya sama mereka yang mengerti. Sekarang mafia berkumpul di Kemenpora, di lantai sembilan" ucap La Nyalla di pintu merah Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu 5 Juli 2015.

"Kami saat ini minus Rp17 miliar. Ditambah, utang kegiatan Rp21 miliar sama MNC. Semua kerugian ini karena ulahnya Menpora. Untuk duit Kongres, yang katanya dapat Rp3,5 miliar, cuma ada Rp1,5 miliar. Itu pun lewat KONI Pusat, dan PSSI cuma terima Rp1 miliar. Lantas, yang Rp2 miliar ke mana?” paparnya.

“Finansial minus gini kok dituduh korupsi, apanya yang mau di korupsi? Itu hanya tuduhan mafia sepakbola. Kantor PSSI terlihat megah, tapi keropos di dalam dan kondisi kami gali lubang tutup lubang saat ini. Saat saya datang, Djohar itu masih hutang dan minus di PSSI,” terang mantan Ketua Badan Tim Nasional.

La Nyalla yang mengaku telah mengunjungi kantor Kemenpora tiga kali itu pun menuntut Menpora, Imam Nahrawi untuk mempertanggungjawabkan ucapannya,”Saya ingat Imam Nahrawi berkata ‘jika Indonesia di-suspend (FIFA), saya akan bertanggung jawab’ nah, sekarang bagaimana?” imbuh La Nyalla.[okezone]