Friday, July 3, 2015

Komite Etik PSSI Menanti Klarifikasi "Ulah" Djohar Arifin

Komite Etik PSSI Menanti Klarifikasi "Ulah" Djohar Arifin

Seputar Timnas - Ketua Komite Etik PSSI, TM Nurlif mengatakan, sidang dugaan pelanggaran tetap berlanjut meski mantan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, tak hadir. Tadi siang, Djohar Arifin Husin seharusnya disidang Komite Etik karena melanggar ketentuan umum pasal 3 Kode Etik PSSI.

PSSI melalui Komite Etik telah melakukan sidang perdana terhadap Djohar Arifin Husin di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (2/7). 

"Kita telah sampaikan undangan kepada Pak Djohar untuk hadir dalam sidang ini. Namun tidak ada konfirmasi darinya," kata TM Nurlif dalam laman resmi PSSI, Kamis (2/7) sore WIB.

Pada jumpa pers pekan lalu, TM Nurlif, mengungkapkan bahwa kehadiran Djohar Arifin untuk memenuhi undangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (23/6/2015) siang, merupakan tindakan melanggar etika. Alasannya, Djohar Arifin tak berkomunikasi terlebih dahulu dengan pengurus PSSI aktif.

"Dalam sidang ini, kita lakukan diskusi terhadap dugaan-dugaan pelanggaran yang dilakukan Djohar. Selanjutnya kita tetap memberikan kesempatan kepada Djohar untuk datang," ujar mantan anggota DPR RI itu.

Komite Etik dijadwalkan mengadakan sidang lanjutan pada 8 Juli mendatang, dengan harapan Djohar hadir memberikan keterangan yang dibutuhkan. 

"Pembelaan dan klarifikasinya kita perlukan. Bentuk dugaan pelanggaran terjadi sebelum mengundurkan diri. Selain itu surat pengunduran diri Djohar, kita baru saja menerimanya," pungkasnya. [liputan6]