Wednesday, July 8, 2015

Djohar Arifin Husin Bantah Tudingan La Nyalla Mattalitti

 Djohar Arifin Husin Bantah Tudingan La Nyalla Mattalitti

Seputar Timnas - Mantan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menyangkal tudingan dari La Nyalla Mattalitti yang menuduhnya masih memiliki utang puluhan miliar rupiah di PSSI. Djohar Arifin Husin justru menyebut PSSI meraup keuntungan secara finansial selama berada di bawah kepemimpinannya.

“Pada kongres dilaporkan PSSI surplus Rp 4,6 miliar. Ini bisa dilihat dari laporan keuangan yang disampaikan ke peserta kongres,” ungkap Djohar Arifin Husin di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Djohar Arifin Husin menegaskan ia tidak pernah mencampuri urusan keuangan PSSI. Ia juga mengakui bahwa ia memperoleh gaji selama mengabdi untuk PSSI. 

“Silakan tanya ke bagian keuangan, apa pernah saya ikut campur urusan keuangan?” tukasnya.

“Sampai tanda tangan cek pun saya tak ikut campur. Tanda tangan oleh Waketum (saat itu dijabat oleh La Nyalla Mattalitti), Bendahara, dan Sekjen,” sambung Djohar Arifin Husin. 

“Mengurus PSSI tidak bisa sambilan lagi, maka saya tinggalkan semua kegiatan di luar, termasuk mengajar. Tentu ada dana insentif waktu saya full time di PSSI, dan Anda bisa lihat saya ada setiap hari. Sepp Blatter Presiden FIFA juga digaji, harus profesional jika mau maju,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) 2015, La Nyalla Mattalitti, menyebut Djohar Arifin Husin masih meninggalkan utang. La Nyalla Mattalitti juga mengklaim bahwa PSSI mengalami kerugian selama dipimpin oleh Djohar Arifin Husin.

“Di PSSI gali lubang tutup lubang. Djohar Arifin Husin punya utang dan harus dibayarkan Rp 19 miliar. Saat saya masuk kembali, PSSI minus Rp 17 miliar,” tuding La Nyalla Mattalitti.[sidomi]