Monday, June 15, 2015

Timnas U-23 Wajib Hati-hati dengan 'Messi Vietnam'

Timnas U-23 Wajib Hati-hati dengan 'Messi Vietnam'

Seputar Timnas - Laga antara Indonesia kontra Vietnam merupakan salah satu laga yang sering terjadi di kompetisi Asia Tenggara. Meski unggul head-to-head, skuad Garuda Muda tak boleh lengah.

Sejak pertemuan pertama kali di SEA Games 1991, Vietnam hanya berhasil menang tiga kali dari sembilan pertemuan dengan Indonesia. Sisanya imbang sekali dan lima kali berakhir dengan kekalahan.

Sejak SEA Games menggunakan batasan usia 23 tahun ada 2001, Vietnam hanya berhasil menang satu kali melawan Indonesia dalam empat pertemuan. Tiga laga lain berhasil dimenangkan skuad merah-putih.

Terakhir, keduanya bertemu pada semifinal SEA Games 2011 saat Indonesia menang 2-0. Tetapi, laga antara Indonesia melawan Vietnam kerap berakhir dengan skor tipis dan dramatis, kebanyakan hanya 1-0 saja.

Walaupun unggul dari segi sejarah, timnas U-23 tak boleh memandang Vietnam sebelah mata dalam laga perebutan medali perunggu hari Senin ini, 15 Juni 2015. Tim Negeri Paman Ho itu memiliki kualitas sangat baik, meski kalah 1-2 dari Myanmar pada semifinal kemarin.

"Mereka tim yang bagus, tak bisa diremehkan. Kekalahan melawan Myanmar bukanlah tolak ukur yang pasti. Ini sepakbola, semua bisa terjadi," ujar asisten pelatih timnas U-23, Muhammad Zein Alhadad.

Keunggulan statistik itu tak akan berpengaruh di atas lapangan karena kualitas pemain akan berbicara. Melihat dari skuad Vietnam, ada beberapa pemain yang harus diwaspadai.

Salah satunya adalah Nguyen Cong Phuong, yang digadang-gadang sebagai "Messi Vietnam". Kontrol bola dan penyelesaian akhir mematikan jadi andalan jebolan timnas U-19 Vietnam tersebut.

Di SEA Games ini, Cong Phuong sudah mencetak tiga gol. Selain itu ada nama seperti Mac Hong Quan dan Vo Huy Toan yang juga sama-sama sudah berhasil mencetak tiga gol.[viva]