Friday, March 20, 2015

Penggunaan SUGBK Sudah Salah Kaprah


Seputar Timnas -  Kisruh penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno sempat memicu perhatian pencinta sepakbola Tanah Air. Tak lain penyebabnya adalah Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, gagal bermain di stadion kebanggaan kita, lantaran bakal ada konser besar boy band One Direction.

Boy band yang diidolai oleh para Anak Baru Gede (ABG) dijadwalkan bakal melantunkan lagu-lagu andalannya pada 25 Maret 2015 di SUGBK. Sementara dua hari berselang, Indonesia yang dinobatkan sebagai tuan rumah pra-Piala Asia U-23, juga ingin memakai stadion berkapasitas 70 ribu penonton itu.

Apa daya PSSI tak mau mengambil risiko dan laga penyisihan grup itu terancam batal digelar di SUGBK, lantaran dengan kurun waktu dua hari, sangat sulit menggunakan stadion dengan rumput yang baik, usai mengelar konser.

Direktur Pengembangan Pusat Pengelolaan Kompleks (PPPK) GBK, Raja Parlindungan Pane, mengatakan kalau PSSI kalah cepat dengan promotor One Direction, untuk memesan jadwal penggunaan GBK.

Pane juga menjamin konser tersebut tidak akan merusak rumput lapangan. Dia menjelaskan jika pelindung rumput (grass protection mats) sudah sesuai standar IOC (International Olympic Comittee).

Meski demikian, keputusan pihak GBK tetap menuai kontroversi. Salah satunya datang dari Legenda Timnas Indonesia, Anjas Asmara. Menurutnya, pihak GBK sudah salah kaprah menggunakan stadion menjadi konser musik.

“Lapangan sepakbola kok bisa-bisanya dibuat konser musik. Berarti pihak GBK sudah salah kaprah dengan memberikan stadion untuk menggelar konser,” ucap Anjas Asmara, Rabu (18/3/2015).[okezone]