Sunday, March 29, 2015

Lebarkan Peluang, Timnas U-23 Incar Kemenangan Kedua


Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-23 memburu kemenangan kedua kualifikasi Grup H Piala AFC U-23 ketika melawan Brunei Darussalam U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Hari Minggu (29/3/2015). Sebabnya, hasil positif di pertandingan tersebut akan membuka peluang Garuda Muda untuk lolos ke putaran final.

Manager Timnas Indonesia Aji Santoso berujar, kini pihaknya berupaya menyiapkan tim terbaik walau ada beberapa pesepakbola yang kondisinya kurang maksimal selepas menang 5-0 atas Timor Leste di laga pertama, Jumat (27/3).

"Rotasi pesepakbola terang kami lakukan. Terlebih Zulfiandi tak dapat dimainkan karena mendapatkan kartu merah pada laga sebelumnya. Evan Dimas juga masih dalam pemeriksaan," kata Aji di Jakarta, Hari Sabtu (28/3).

Kondisi pesepakbola yang tak maksimal bukan hanya Evan Dimas yang mengalami cedera pada bahu kirinya, namun juga ada Manahati Lestusen yang mengalami cedera engkel kanan. Kondisi ini memaksa Aji menyiapkan pesepakbola pengganti.

Untuk mengganti posisi Evan Dimas sebagai playmaker bisa jadi akan dipercayakan kepada Paulo Sitanggang yang selanjutnya berduet dengan Adam Alis. Sementara untuk posisi Manahati sudah disiapkan dua pesepakbola yakni Jajang Maulana serta Rudolof Yanto Basna.

"Kami akan berupaya menyiapkan tim terbaik. Kami ingin pesepakbola dapat memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Walau kita pernah kalah dengan mereka (Brunei), itu bukan masalah lagi," tambah Aji.

Timnas Garuda Muda sebelumnya memang pernah mengalami kekalahan dari Brunei. Kondisi ini dipastikan akan menjadi pemicu semangat bagi Hasamu Yama serta kawan-kawan untuk meraih hasil maksimal.

Sedangkan itu, manager Timnas Brunei Stephen Heng Seng mengaku sudah menyiapkan tim terbaik untuk menghadapi Indonesia. Pihaknya malahan mengaku optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan.

"Tim kami telah siap. Kami tak ada takut sama sekali dengan kekuatan yang dimiliki Indonesia," katanya.

Timnas Brunei pada laga pertama harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor telak 0-5. Kondisi ini dipastikan akan menjadi pelecut bagi anak asuh Stephen Heng Seng untuk meraih poin pada laga kedua nanti. [kmps]