Wednesday, March 25, 2015

Dari 15.000 Tiket Timnas, Ternyata Hanya 1.000 Tiket yang Laku


Seputar Timnas -  Total sebanyak 15.000 tiket pertandingan persahabatan Indonesia lawan Kamerun yang disiapkan bagian ticketing manajeman PSSI, namun hanya 1.000 tiket yang terjual.

Koordinator Ticketing Managemen, Bismo Wicoro berujar, memang tak banyak penonton yang membeli tiket. Baginya, hal itu dikarenakan bukan karena mahalnya tiket, melainkan cuaca yang kurang mendukung.

"Kami telah siapkan sebanyak 15.000 tiket, namun baru 1.000 tiket yang laku. Ini bukan karena tiket mahal, mungkin karena cuaca yang mendung, sehingga sporter lebih memilih menonton di rumah masing-masing," ujar Bismo sebagaimana dilansir Metrotv di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Hari rabu (25/3/2015).

Tiket yang disediakan untuk para sporter, sambungnya, jauh lebih murah dibanding hari-hari kemarin. 

"Jadi, sebelumnya harga tiket paling mahal Rp500.000 (VIP) serta termurah Rp100.000, Itu harga ditetapkan PSSI langsung. Kita hanya menjual," katanya.

Baginya, harga itu disesuaikan karena lawan Timnas adalah Timnas Kamerun, yang levelnya di atas.

"Lebih mahal, karena lawannya lebih berkelas. Jika soal harganya ini langsung dari PSSI," kilahnya.

Sedangkan itu, menurut Agil Saputro, salah satu sporter berujar bila melihat lawan Timnas Ina, harga tiket tersebut telah standar. 

"Harganya lumayan mahal, namun lawan Timnas kan berkelas. Jadi menurutku harganya telah standar," ujar lelaki asal Sidoarjo ini.

Baginya, bila harga tanda masuk tak diturunkan, Agil yakin penggemar sepak bola lebih memilih menonton siaran langsung di televisi ketimbang ramai-ramai datang ke stadion.

"Di satu sisi kita senang karena Timnas main di Sidoarjo, namun di sisi lain kita juga susah karena tiketnya terlalu mahal," katanya. [metro]