Friday, March 20, 2015

Berebut Stadion SUGBK, Timnas Lebih Baik Mengalah


Seputar Timnas -  Polemik terjadi terhadap penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Bahkan polemik kian memanas di dunia maya ketika dua kubu yang mengaku fans dari masing-masin pihak saling twitwar.

Tim nasional (Timnas) Indonesia U-22 yang direncanakan bakal menggelar laga pra-Piala Asia 2016 di SUGBK pada 27-31 Maret 2015, terancam batal. Pasalnya, dua hari sebelum itu, SUGBK telah lebih dulu menghelat konser boyband, One Direction.

Namun setelah diusut, pengelola SUGBK menyatakan konser One Direction telah diajukan dua tahun lalu. Sementara PSSI yang punya hajatan pra-Piala Asia U-23 ini baru memesan lapangan dua bulan lalu.

Wartawan Senior sekaligus Pengamat sepakbola Tanah Air, Budiarto Shambazy menilai polemik ini tak perlu diperbesar dan lebih baik Timnas mengalah, dengan mencari stadion lain menggelar kualifikasi tersebut.

“Sekarang ini memang minat warga Indonesia untuk menonton konser artis dari luar negeri lebih tinggi, ketimbang menonton sepakbola. Salah satu contoh saat event Java Jazz lalu,” ucap Shambazy.

“Prinsipnya, memang pihak GBK menggunakan ekonomi pasar dan mereka lebih butuh dana saat ini. Apalagi promotor berani bayar lebih tinggi dibandingkan yang lain. Jadi ngalah saja dan enggak usah diperbesar,” terangnya.

Seperti diketahui, selain SUGBK, Timnas juga pernah menggelar laga internasional di luar Jakarta. Seperti Stadion Manahan Solo, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, dan Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.[Okezone]