Thursday, February 26, 2015

Persija Tolak Ide Penunjukkan RD Jadi Pelatih Sementara Timnas


Seputar Timnas - Mengapungkan target tinggi juara Indonesia Super League (ISL) 2015, manajemen Persija Jakarta ingin Rahmad Darmawan fokus menangani klub mereka.

Akhir tahun lalu, manajemen Tim Macan Kemayoran sempat mengalami persoalan hampir sama. Saat bernegosiasi dengan Aji Santoso, tiba-tiba yang bersangkutan diminta PSSI menangani Timnas U-23 dan U-22.

Aji sempat melontarkan opsi menjalankan tugas ganda secara beriringan di Persija dan timnas. Hanya manajemen Persija menolak dengan tegas ide itu.

“Kami tak ingin konsentrasi pelatih terganggu. Musim ini kami punya ambisi tinggi. Hal itu bisa tercapai jika seluruh elemen tim fokus pada tanggung jawabnya masing-masing,” tutur Ferry Paulus, Presiden Persija.

Ketetapan serupa juga berlaku ke Rahmad 'RD' Darmawan. Sang mentor dinilai masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang kudu dibereskan menjelang kompetisi kasta elite bergulir.

Persija yang mendatangkan banyak pemain baru terlihat belum tampil solid sebagai sebuah tim. Penundaan jadwal ISL 2015, bak berkah bagi Persija dari sisi teknik.

RD dan para asistennya punya waktu tambahan untuk membangun kekompakan anak-asuhnya. Sepanjang bulan Maret Persija mengagendakan banyak uji coba.

“Bicara buat kepentingan negara saya tidak bisa menolak tawaran melatih timnas. Hanya memang karena saya terikat kontrak dengan Persija, saya tentu harus mendiskusikannya dengan manajemen,” ungkap pria yang disapa RD ini.

Pada musim 2010/11 RD pernah dihadapkan situasi serupa. Saat menakhodai Persija, ia didapuk Satlak Prima sebagai pelatih Timnas U-23 di SEA Games 2011. Hanya, kala itu ia baru menjalankan tugas, setelah kompetisi kelar.

"Melatih timnas sesuatu yang membanggakan dan jadi pencapaian tertinggi seorang pelatih. Saya dengan senang hati menjalaninya," kata RD.[harianterbit]