Saturday, December 13, 2014

Kegagalan di Piala AFF Tak Membuat Kiper Persib Trauma


Seputar Timnas -  Kegagalan timnas Indonesia di penyisihan grup Piala AFF 2014 setelah kalah bersaing dengan tuan rumah Vietnam dan Filipina, tak membuat kiper Persib Bandung I Made Wirawan merasa trauma saat bersama Persib Bandung kembali ke Vietnam. Di mana, akan menjajal runner-up V League, Hanoi T&T pada babak play-off  2 Asia Champions League (ACL) 2015, 10 Februari mendatang.

Made menyebut tak melihat adanya alasan kuat untuk mengkaitkan duel ini dengan kenangan buruk dirinya bersama pasukan Garuda di pentas Piala AFF 2014.
“Tak ada rasa trauma ketika harus kembali ke Hanoi. Konteks dan atmosfer pertandingannya saya kira berbeda dengan timnas,” tegas Made.

Selain Made, pemain Persib lain yang merasakan tingginya tekanan publik sepak bola Vietnam ketika bertarung di Piala AFF 2014 adalah M. Ridwan, Firman Utina, Hariono, Supardi Nasir dan Ahmad Jufriyanto. Made justru memandang ada beberapa kesamaan antara Hanoi dengan kebanyakan kota lain di Indonesia.

“Suhu udaranya saya lihat sama persis seperti di Indonesia. Jadi soal adaptasi cuaca tidak akan jadi masalah ketika bermain di sana. Yang paling penting adalah mempersiapkan semuanya dengan maksimal,” katanya.

Maung Bandung harus melakoni duel tunggal ini di kandang Hanoi T&T dan di atas kertas akan menjadi tantangan yang cukup berat. Apalagi tim besutan pelatih Phan Thanh Hung itu, punya catatan cukup baik ketika bertemu wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia.

Persib merupakan klub Indonesia kedua yang dihadapi Hanoi T&T setelah Arema Cronus di fase grup Piala AFC 2014. Dalam dua pertemuan dengan Singo Edan, Hanoi sukses meraih kemenangan baik saat bermain di kandang sendiri maupun ketika bertandang ke Malang.

Kiper yang akhirnya bisa merasakan gelar juara ISL bersama Maung Bandung itu bersama rekan-rekannya bertekad membawa oleh-oleh kemenangan untuk masyarakat Jawa Barat, terutama Bobotoh setelah sekian lama tak melihat kiprah Persib di pentas Asia.

“Walaupun banyak yang bilang peluang Persib berat karena harus bermain di sana (tandang). Tapi kami akan kerja keras dan ingin pulang membawa kemenangan,” pungkasnya.[viva]