Monday, December 1, 2014

Evan Dimas Disarankan Berkarier di Indonesia Dulu

Evan Dimas bersama rekan-rekannya ditimnas senior - IST
Seputar Timnas - Penampilan cemerlang Evan Dimas dalam dua tahun terakhir ini sudah menarik minat beberapa klub luar negeri. Tapi Evan Dimas disarankan menimba pengalaman dulu di klub lokal, untuk modal bermain di kompetisi lain.

Evan Dimas sudah jadi buah bibir bersamaan dengan meroketnya timnas U-19 asuhan Indra Sjafri yang menggemparkan Tanah Air, ketika berhasil menjuarai Piala AFF tahun 2013 dan lolos ke Piala Asia U-19 tahun ini.

Saat itu timnas U-19 yang dikomandoi Evan Dimas memperlihatkan secercah harapan baru, di tengah suramnya prestasi pesrsepakbolaan nasional. Evan Dimas sebagai kapten dan pemain bintang tentu jadi yang paling disorot.

Bahkan Evan Dimas langsung dipercaya masuk ke skuat timnas senior untuk ajang Piala AFF 2014 ini. Sayang Evan Dimas "telat" unjuk gigi di turnamen ini, karena Alfred Rield baru memainkannya di laga ketiga kontra Laos, Jumat (28/11) kemarin.

Di laga itu Evan Dimas tampil penuh dan mendonasikan satu gol serta assist dalam kemenangan 5-1 Indonesia. Sayang kemenangan itu tak cukup meloloskan 'Merah Putih' ke semifinal mengingat mereka hanya mengumpulkan satu poin di dua laga pertama, lawan Vietnam dan Filipina.

Penampilan cemerlang itu otomatis sudah bikin Evan Dimas dilirik beberapa klub luar negeri. Pertama adalah klub divisi dua Liga Jepang, Jubilo Iwata, yang sudah menawarkan Evan Dimas untuk menjalani trial.

Lalu ada lagi Brisbane Roar, yang berencana untuk meminjam Evan selama satu tahun dan dijanjikan bakal menjadi pemain inti selama di sana

Terkait minat klub-klub asing itu, Indra Sjafri yang melatih Evan Dimas selama di timnas U-19, menilai mantan anak asuhnya itu tidak perlu terburu-buru menerima tawaran itu. 

Pelatih asal Sumatera Barat itu menyarankan Evan Dimas lebih baik bermain di Indonesia lebih dulu, mengingat pengalamannya di level klub belumlah banyak.

Sebab Evan selama ini hanya bermain di tim nasional dan SSB Mitra Surabaya, dan baru akan melakoni debutnya di Liga Indonesia bersama Persebaya Surabaya musim depan.

"Mengalir saja lah. Tidak usah dipaksa-paksakan. Di Indonesia saja dulu, jangan dengarkan omongan orang-orang. Lebih baik tunggu sampai dia mapan dalam segala hal. Baru boleh ke luar negeri," ujar Indra.

"Evan itu sudah seperti anak saya. Saya yakin dia akan terus berkembang. Dia sudah tahu apa yang harus dilakukan. Tapi soal banyak tawaran-tawaran itu, jangan mau hanya ikut trial-trial ke luar negeri apalagi oleh agen-agen. Kecuali ada klub luar yang datang dan benar-benar mengajak dia serius bergabung," lanjut Indra.[detik]