Thursday, November 20, 2014

Mabuk, Eks Pemain Timnas U-19 Nyaris Dikeroyok Warga

Mariando Djonak Uropmabin - Viva
Seputar Timnas - Salah seorang pemain Sriwijaya FC U-21, Mariando Djonak Uropmabin, nyaris dipukuli warga akibat masuk tanpa izin ke salah satu rumah di Rumah Susun (Rusun) lantai III Blok 45, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis, 20 November 2014. Mantan pemain tim nasional Indonesia U-19 itu diduga tengah dalam pengaruh minuman beralkohol.

Dikabarkan pemain asal Papua itu datang ke rusun dan langsung masuk rumah warga bernama Darni Nawati yang kebetulan tengah beres-beres. Melihat kehadiran Mariando, Darni langsung menjerit histeris ketakutan.

Mendengar teriakan Darni, warga pun berdatangan. Mereka yang jengkel bahkan nyaris mengeroyok Mariando. Namun, aksi ini mereda setelah Mariando yang ikut bermain di turnamen HKFA di Hongkong 2013 silam mengaku sebagai pemain Sriwijaya U-21.

"Saya sering ke sini, saya mau cari cewek yang tinggal di rumah ini," kata Darni menirukan perkataan Mariando saat memasuki rumahnya. Danri mengaku kesal karena ada orang yang telah membuat geger rumahnya di pagi-pagi buta.

"Kalau dia tidak bilang pemain SFC sudah habis dipukuli warga. Dia itu mabuk dan salah masuk rumah. Dia pikir ini rumah wanita yang sering dikunjunginya," ujarnya sebagimana dikutip VIVABola.


Sementara itu, saat dikonfirmasi, asisten manajer Sriwijaya FC U-21, Bambang Suprianto, belum bisa berkomentar atas persitiwa tersebut. Dia mengaku baru mengetahui kabar tersebut dan akan menanyakan langsung kepada Mariando.

Mariando merupakan salah satu talenta muda sepakbola Indonesia. Pemain asal Papua itu juga ikut memperkuat Timnas U-19 besutan Indra Sjafri saat menjuarai turnamen sepakbola remaja HKFA di Hongkong pada 2013 lalu. Saat itu, Mariando bahkan sempat meraih penghargaan sebagai pemain terbaik bersama Gavin Kwan Adsit.


Sayangnya, Mariando gagal bertahan di Skuad Garuda Jaya. Dia tidak ikut memperkuat Timnas U-19 di kualifikasi Piala Asia U-19 karena alasan kesehatan.

Mariando juga sempat dipanggil untuk memperkuat Timnas U-21 di bawah besutan Rudy William Keltjes. Namun, dia juga tidak dibawa ke turnamen Cotif di Valencia karena sakit.[viva]