Friday, November 14, 2014

Inilah Kekuatan Timnas Suriah

Suriah - IST
Seputar Timnas - Sebagai tim dari Timur Tengah, Suriah tergolong tim yang biasa-biasa saja bila dibandingkan dengan nama besar seperti Iran, Qatar, Arab Saudi, atau Oman. Suriah bahkan nyaris selalu kesulitan bila menghadapi tim-tim besar dari Timur Tengah lainnya. 

Seperti kebanyakan tim-tim asal Timur Tengah, Suriah banyak memainkan bola-bola panjang, memanfaatkan postur tubuh mereka. Menghadapi Timnas Indonesia, Suriah akan kembali mengandalkan crossing-crossing untuk membombardir pertahanan tim besutan Alfred Riedl. 

Sebelumnya, lewat cara itu pula Suriah sukses membungkam Malaysia dengan skor telak 3-0 dalam laga uji coba. Namun, anak-anak asuhan Muhannad Al Fakeer tergolong tak terlalu istimewa jika bertemu dengan tim asal Asia Tenggara.

Saat menghadapi Singapura, Suriah kalah 1-2 dalam laga tandang, namun menang 4-0 kala bermain di kandang dalam kualifikasi Piala Asia 2015. Suriah pernah menang 1-0 atas tuan rumah Vietnam dalam laga kualifikasi Piala Asia 2011, lalu mereka imbang 1-1 dengan tuan rumah Thailand pada 2009 di laga uji coba.

Soal materi tim, skuat Suriah berisi gabungan antara pemain senior dan pemain muda. Penjaga gawang utama Suriah, Mosab Balhous, juga merupakan kapten tim yang kini telah menginjak usia 31 tahun. Balhous memiliki caps di Timnas Suriah sebanyak 95 kali. 

Di lini depan, Sanharib Malki kemungkinan besar akan diplot untuk menggedor pertahanan Tim Garuda dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 15 November 2014. Suriah juga punya striker berusia 20 tahun yang namanya tengah naik daun, Omar Khribin, dan sejauh ini telah menyarangkan empat gol dari 15 penampilan. 

Lini tengah Timnas Indonesia harus meladeni gelandang-gelandang tangguh Suriah, khususnya Abdelrazaq Al Hussain, yang rajin mencetak gol. Oday Jafal juga nama lain yang patut diwaspadai oleh Firman Utina dan kawan-kawan di lini tengah.

Area pertahanan Suriah masih banyak diisi oleh para pemain senior, sebut saja Nadim Sabagh dan Hamdi Al Masri akan menjadi tembok tangguh untuk ditembus Boaz Solossa, Sergio van Dijk, Cristian Gonzales, atau Samsul Arif. Apalagi, Nadim Sabagh terbilang bek yang subur dalam hal menjaringkan bola ke gawang lawan. 

Soal pertemuan dengan Indonesia, Suriah masih unggul. Dua pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2010 pada November 2007. Saat itu, di kandang sendiri, Indonesia takluk 1-4 dari Suriah, sedangkan saat tandang, Tim Garuda dibantai 7-0 oleh tim yang kini berada di peringkat 151 ranking FIFA ini. [viva]

Berikut head to head Indonesia vs Suriah: 

- Suriah 7 vs 0 Indonesia, 18 November 2007 (kualifikasi Piala Dunia 2010)

- Indonesia 1 vs 4 Suriah, 9 November 2007 (kualifikasi Piala Dunia 2010)

- Suriah 4 vs 1 Indonesia, 21 November 2006 (Asian Games 2006).