Saturday, November 29, 2014

Eks Pemain Timnas U-19 Jadi Buruan Klub Kaya ISL


Seputar Timnas Mitra Kukar baru akan melakukan persiapan menuju Liga Super Indonesia (ISL) musim yang baru, pertengahan Desember nanti. Namun, klub raksasa Kalimantan tersebut sudah mulai bergerilya dalam mencari pemain.

Klub berjuluk Naga Mekes itu dikabarkan tengah melirik sejumlah pemain jebolan timnas Indonesia U-19. Pemain yang dilirik berposisi sebagai striker, pemain belakang dan kiper.

Ketua Umum, Endri Erawan, mengaku salah satunya adalah Ravi Murdianto. Namun, dia masih menyimpan nama-nama lainnya. Sebelumnya, nama Paulo Sitanggang sempat disebut sudah merapat ke Mitra Kukar.

"Saat ini mereka baru tahap negosiasi. Sudah ada pembicaraan," kata Endri kepada wartawan di Jakarta, Jumat 28 November 2014.

Endri mengungkapkan, ada 70 persen pemain lama yang akan dipertahankan. Untuk pemain asing, satu sudah pasti dilepas, yaitu Reinaldo Lobo.

"Lobo sudah mengirimkan suat keluar. Dia akan bermain di Malaysia. Dua (pemain asing) lain nanti mau dibicarakan lagi," ungkap Endri.

Selain itu, Ketua Kadin Kutai Kartanegara ini juga memastikan Stefan Hansson sudah tak lagi bersama Naga Mekes. Kontrak Hansson sudah tak diperpanjang lagi.

Namun, Mitra Kukar sudah menemukan penggantinya. Sang ketua umum mengaku, proses tengah memasuki negosiasi tahap akhir. "Sekarang mengerucut ke pelatih asing. Dia belum pernah melatih di sini. Dia orang Eropa," jelas Endri.

Patahkan Tradisi dengan Joma

Dalam kesempatan yang sama, Endri juga menginformasikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan apparel asal Spanyol, Joma. Mitra Kukar telah menandatangani kontrak selama satu tahun dengan nilai mencapai Rp2 miliar.

Langkah ini mematahkan tradisi lama Mitra Kukar yang selalu membuat kostumnya sendiri untuk tampil di ISL. Endri mengatakan, hal ini dilakukan untuk membuat Naga Mekes menjadi tim yang semakin profesional.

"Kami ingin mulai membangun dari sisi bisnis.Selama ini kami hanya fokus ke prestasi. Kami berharap lebih profesional ke depan," ungkap Endri.

Pihak Joma sendiri punya alasan kenapa akhirnya mau menjadi mitra Naga Mekes. Direktur Sales dan Marketing Joma Indonesia, Johnny Makmur, mengatakan bahwa prestasi Zulkifli Sukur dan kawan kawan cukup bagus. "Mereka juga konsisten," ujar Johnny.[viva]