Tuesday, October 21, 2014

Steven Imbiri: Ketegangan Evan Dimas Karena Masih Malu


Seputar Timnas - Pemain sayap Tim Nasional Indonesia Senior Steven Anderson Imbiri merupakan salah seorang pemain yang terlihat dekat dengan Kapten Tim Nasional Indonesia U-19 Evan Dimas Darmono, yang bergabung belakangan di tim Merah-Putih, julukan Tim Nasional Indonesia Senior.

Pemain klub Persiram Raja Ampat ini kerap menyapa Evan saat mengikuti latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (18/10/2014)."Ayo, Van!," teriak Imbiri saat membuka sesi latihan.

Pagi itu, latihan terakhir hanya diikuti oleh sembilan dari 13 pemain yang dipanggil bergabung dalam pemusatan latihan bulan Oktober 2014. Latihan dimulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.

Empat pemain lainnya absen dengan beragam alasan. Hamka Hamzah, izin mengurus kontrak di klubnya Malaysia; Muhammad Robby, sakit; Dedi Hartono, izin menikah dan Maldini Pali telah kembali ke kampung halamannya lebih awal karena pertimbangan jadwal pesawat ke Makassar.

Mini  bus yang mengangkut pemain tim nasional Indonesia senior tiba di lokasi lapangan, pukul 07.55 WIB. Tiga menit sebelumnya, dua mobil yang ditumpangi pelatih Alfred Riedhl dan mobil lainnya membawa asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo C Putera beriringan tiba.

Para pemain memasuki lapangan masih menggunakan sepatu kats. Ia duduk di bangku podium untuk mengganti sepatu. Tampak kapten tim nasional Indonesia U-19 Evan Dimas duduk di sebelah Ramdani Lestaluhu, yang berada di paling ujung kiri.

Keduanya masing-masing memasang kaos kaki dan sepatu tanpa saling berkomunikasi. Hingga turun ke lapangan, pun Evan Dimas terlihat memasang wajah datar dan lebih banyak diam. Senyum Evan baru terlihat ketika dilakukan game kecil membuka sesi latihan.

Steven Imbiri mengatakan ketegangan yang dialami Evan Dimas itu karena persoalan adaptasi dengan lingkungan baru. Maklum saja, Evan merupakan pemain timnas U-19 yang bergabung belakangan di tim nasional senior.

Sehingga rasa kurang percaya diri itu mendominasi dalam diri Evan Dimas begitu memasuki latihan dan juga di hotel. "Namanya juga baru datang dan bergabung di tim nasional senior," ujarnya.

Imbiri menuturkan Evan sempat curhat kepadanya di kamar yang intinya kapten tim Garuda Jaya ini merasa canggung bergabung dengan senior. "Dia curhat di kamar panjang. Intinya dia merasa malu menghadapi pemain senior. Sampai minta bola saja malu," ujarnya.

Imbiri mengatakan situasi ini sangat wajar dialami setiap pemain yang bergabung di timnas. Begitu juga yang dirasakan Imbiri saat pertama kali latihan di tim Merah-Putih.

Penyerang Sayap Persiram Raja Ampat merupakan pemain yang dipanggil Alfred Riedhl belakangan menggantikan posisi Dedi Hartono yang mengalami cedera.

"Seharusnya setiap pemain bisa merangkul pemain lain yang baru bergabung. Sehingga bisa membantu mempercepat proses adaptasi," ujar Steven Imbiri. [tribun]