Thursday, October 9, 2014

Profil: M.Hargianto Sang Penyeimbang Di Timnas U-19


Seputar Timnas - Perannya kadang-kadang tertutup dengan pesona Evan Dimas atau Paulo Sitanggang di lini tengah. Tetapi Muhammad Hargianto kerap kali datang kala Timnas U-19 dilanda kebuntuan. Selain umpan, dia juga rajin mencetak gol-gol indah untuk Garuda Jaya.  

Hagi, begitu ia dipanggil menjadi salah satu pahlawan Indonesia dalam memperebutkan juara di Piala AFF U-19 pada 2013 lalu. Dia menjadi pelengkap dari trio lapangan tengah yang diterapkan Indra Sjafri dalam skema 4-3-3.

Kelebihan Hagi lainnya adalah, dia sering menghadirkan gol dari bola mati. Salah satu yang masih hangat dalam ingatan adalah free kick-nya ke gawang Filipina U-19 dalam kualifikasi Grup G Pra Piala Asia U-19 pada 2013 lalu.

Kehadirannya tersebut sebagai penanda, bahwa dia mampu menjadi pelapis algojo tendangan bebas, di kala Evan Dimas atau Ilham Udin absen. Salah satu kelebihannya yang lain adalah, ia bisa memberikan umpan-umpan daerah kepada trio lini serang Timnas U-19, Maldini Pali, Ilham Udin Armayn, dan Muchlis Hadi Ning.


Selain itu dalam urusan bertahan, Hagi juga handal. Bahkan jebolan Diklat Ragunan itu lebih bernaluri bertahan ketimbang dua gelandang lainnya, Paulo Sitanggang dan Evan Dimas. Sayang,  terkadang dia kehilangan posisi, saat lawan melakukan serangan balik.

Indra pun mencium talenta yang dimiliki Hagi setelah menjadi salah satu pemain Timnas U-13 di turnamen Yamaha Cup. Sejak saat itu Indra tak pernah ketinggalan mengikuti perkembangannya, dan selalu lolos dalam tiap seleksi.

Bahkan hingga saat ini dia menjadi satu-satunya pemain yang tersisa dari jebolan Timnas U-13. Dia juga mendapatkan tempat di hati Indra baik dari U-17 hingga U-19 yang sekarang ini, dan berpeluang menjadi salah satu pemain yang mencicipi gempita Piala Dunia remaja usia 20 yang akan berlangsung di Selandia Baru pada 2015. Syaratnya, pemain berusia 19 tahun itu harus membantu Garuda Jaya menembus partai semifinal Piala Asia U-19 di Myanmar nanti.[okezone]