Wednesday, October 15, 2014

Pemain Timnas U-19 Diminati Klub Luar Negeri

Skuad Timnas U-19 - IST
Seputar Timnas - Timnas U-19 gagal total di Piala Asia U-19 2014. Namun pesona mereka tidak serta merta redup. Sejumlah klub sudah  antri, bahkan, amat mungkin ada di antara mereka akan bermain untuk klub luar negeri.

"Saya tahu ada beberapa klub luar negeri yang menaruh minat kepada pemain timnas U-19. Saya tentu senang. Yang paling penting setelah ini mereka harus mulai ikut kompetisi," ujar pelatih Indra Sjafri.

Sebelum kembali ke tanah air, pasukan Indra Sjafri akan diuji oleh Uni Emirat Arab nanti malam. Meski tak lagi menentukan, namun para pemain siap untuk turun habis-habisan untuk meraih kemenangan di partai terakhir itu.

Indra pun berharap laga kali ini akan mereka menangi. Kemenangan akan menjadi hal penting bagi psike dan mental pemain setelah dua kali menelan kekalahan."Setiap pertandingan di kompetisi ini sangat penting. Termasuk laga melawan UEA nanti," kata Indra.

Meski timnas sudah tersingkir, lanjut Indra, saat ini yang paling penting bukan menang atau kalah, melainkan pemain mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin. Melawan UEA, Evan Dimas dan kawan-kawan akan bermain lepas karena sudah tak memiliki beban. Sebaliknya, UEA berada dalam tekanan tinggi karena membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke perempat final.

Kedua tim pernah bertemu pada dua laga uji coba sebelumnya di Dubai. Timnas U-19 menang 4-1 dan 2-1. Kini tim berjuluk `Al-Abyad' itu berambisi menundukkan `Garuda Muda' dengan bekal persiapan lebih matang.

"Para pemain mampu melewati babak grup dan bersaing dalam perebutan gelar untuk lolos ke Piala Dunia," sesumbar pelatih kiper UEA Samir Shakir.

"Elemen yang berada di skuat ini ialah pemain-pemain papan atas. Mereka akan mencapai permainan terbaik setelah melewati program yang telah dirancang. Kami janji lebih baik di kompetisi nanti," lanjut Shakir. Komite tim nasional UEA juga yakin tim mereka mampu berbicara banyak. Banyaknya pemain muda yang tampil di Arabian Gulf League, turnamen kasta tertinggi UEA, jadi alasan.

"Kami menjadi juara grup di Yordania. Target kami jelas untuk bersaing dalam perebutan gelar dan lolos ke Piala Dunia U-20," ujar general supervisor timnas UEA U-19 Mosa Abbas.

Pelatih UEA U-19 Khalifa Mubarak pun berharap timnya tidak lagi kesulitan menghadapi permainan Indonesia. "Mereka berbakat dan tampaknya telah bermain dengan harmonis yang membuat sudah saling mengerti. Meskipun sudah tersingkir, Indonesia tetap tim berbahaya," lanjutnya. [metrotv]