Thursday, October 16, 2014

Kurniawan: PSSI Tak Perlu Malu Belajar dari Tim Asia Lainnya

Kurniawan Dwi Julianto - Sportsatu
Seputar Timnas - Terhentinya tim nasional di babak grup Piala Asia U-19 dinilai sebagai bukti ketidakseriusan PSSI menangani pembinaan usia dini. Kurniawan Dwi Yulianto menyarankan PSSI berguru ke negara Asia lain untuk urusan itu.

Timnas U-19 gagal total di Myanmar dengan menutup turnamen sebagai juru kunci Grup B. Evan Dimas dkk. tak meraih satupun kemenangan dalam tiga laga yang dilakoni. Tim asuhan Indra Safri itu kebobolan delapan gol dan hanya bikin dua gol. 

Padahal target yang diusung adalah lolos ke Piala Dunia U-20 tahun depan. Artinya, timnas U-19 harus minimal mencapai semifinal. 

Kurniawan Dwi Yulianto menyebut kegagalan itu menjadi momentum bagi PSSI untuk mengoreksi kinerja sendiri. Khususnya dalam pembinaan usia muda. 

"Ya banyak pekerjaan rumah buat semua insan sepakbola. Tolonglah lebih fokus dan harus benar-benar serius dalam pembinaan usia dini," kata Kurniawan yang dihubungi detikSport. 

"Tidak perlu malu belajar dari negara-negara Asia lainnya, seperti Jepang. Adopsi saja apa yang sudah mereka lakukan. 

"Paling tidak kalau kita sudah melakukan dengan benar kita bisa menuai hasilnya dalam beberapa tahun ke depan," tutur pemain yang pernah digodok dalam pembinaan usia muda Primavera itu. [detik]