Saturday, October 11, 2014

Ini Rapor Permainan Timnas U-19 vs Uzbekistan

Evan Dimas berebut bola dengan pemain Uzbekistan - Metotv
Seputar Timnas - Tim nasional Indonesia U-19 harus menelan kekalahan 1-3 saat menghadapi Uzbekistan dalam laga pembuka Piala Asia U-19 hari Jumat kemarin, 10 Oktober 2014. Banyak pemain yang tampil jauh di bawah harapan.

Tampak sedikit tegang di awal pertandingan, Timnas U-19 bobol dua kali selama babak pertama oleh Khamdamov Dostonbek dan Urinboev Zabikhillo membuat Uzbekistan memimpin 2-0.

Sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol cantik Paulo Sitanggang, Timnas U-19 harus kembali kebobolan lewat aksi Shukurov Otabek. Skor 3-1 untuk Uzbekistan pun bertahan sampai bubaran.

Setelah hasil kurang maksimal ini, Timnas U-19 menunjukan beberapa kekurangan terutama di sisi mentalitas. Selain itu tampak kurang tenang dalam membangun serangan.

Ada beberapa pemain yang tampil mengecewakan, namun ada yang mampu menjadi "jantung" permainan Garuda Jaya. Siapa saja? Berikut rapor permainan Timnas U-19 usai dikalahkan Uzbekistan:

KIPER:
Rully Desrian: 5.5
Bermain cukup baik dengan melakukan beberapa penyelamatan penting, meski kebobolan tiga kali. Rully cukup baik menjadi pengganti Ravi Murdianto. Tampil ngotot dan berani duel dengan kaki-kaki pemain Uzbekistan.

BELAKANG:
I Putu Gede: 5.5
Terlalu fokus dalam bertahan dan kerap kalah bertarung dengan pemain Uzbek yang memiliki postur lebih besar. Baru berani menekan di paruh kedua tapi membuat lubang di pertahanan Timnas U-19.

Sahrul Kurniawan: 5.5
Tampil cukup baik menjaga pertahanan Timnas U-19. Cukup sigap meski gol pertama lawan karena kegagalannya menghentikan aliran bola yang menuju jantung pertahanan.

Hansamu Yama: 6
Tampil cukup solid, namun beberapa kali lengah dan berbuah peluang emas bagi Uzbekistan. Salah satunya gol ketiga lawan akibat Hansamu tidak segera menutup ruang tembak.

Fatchu Rochman: 5.5
Satu titik lemah bek sayap ini di laga kontra Uzbekistan. Tekelnya berbuah penalti yang menjadi gol kedua lawan di pertandingan hari Jumat kemarin. Di paruh kedua, karakter menerang Fatchu lebih terlihat.

TENGAH:
Evan Dimas: 5
Meski kontrolnya tetap baik, ketajaman dan ketenangan Evan Dimas di dalam kotak penalti lawan sama sekali tidak terlihat. Terlambat menyambut bola, eksekusinya melenceng jauh, dan kurang berani. Emosi kapten Timnas U-19 tampak masih belum terkontrol.

Hargianto: 4.5
Salah satu pemain yang mendapat perhatian karena tampil jauh dari harapan. Pergerakan Hagi kurang lugas dan sering kehilangan bola di daerah berbahaya.

Zulfiandi: 5.5
Kurang tenang di awal pertandingan dan kurang membantu penyerangan. Kontrol bola pemain yang baru pulih dari cedera ini cukup baik. Sayang, kondisi Zulfiandi masih belum fit 100 persen sehingga digantikan pada babak kedua.

DEPAN:
Maldini Pali: 5
Performa Maldini benar-benar merosot dan gagal memberikan ciri khasnya di sektor kanan permainan. Kerap diapit dua sampai tiga pemain Uzbekistan, fisik Maldini pun kalah telak. Digantikan di menit 48.

Dinan Yahdian Javier: 6
Diplot sebagai penyerang tengah, Dinan sering mundur ke belakang. Pemilihan Indra Sjafri ini pun cukup merepotkan lawan dengan kecepatannya. Sayang, ia membuang sejumlah peluang penting.

Ilham Udin Armaiyn: 6.5
Pemain paling atraktif di kubu Timnas U-19. Cepat dan cerdik dalam membaca kelemahan sektor sayap Uzbekistan. Berkali-kali memberikan sodoran matang namun gagal berbuah gol.

Pemain Pengganti:
Septian David Maulana: 5.5
Masuk menggantikan Maldini Pali. Positioning Septian lebih baik dan beberapa kali membuka peluang dari dari sayap. Namun, kontribusinya belum berbuah peluang emas.

Paulo Sitanggang: 6.5
Masuk menggantikan Zulfiandi, Paulo mampu mencetak gol indah dari jarak jauh. Cerdik membaca kiper Uzbek yang sudah maju. Sayang, kadang terlalu memaksa menusuk pertahanan lawan sehingga penguasaan bola sering hilang.

Ichsan Kurniawan: -
Masuk pada menit ke-82, terlalu sebentar untuk diberikan penilaian.[viva]