Friday, October 10, 2014

Ini Kelemahan Uzbekistan yang Bisa Dimanfaatkan Evan Dimas Dkk

Uzbekistan - Twitter
Seputar Timnas - Uzbekistan U-19 merupakan salah satu tim yang diunggulkan untuk lolos dari Grup B Piala Asia U-19 2014. Status itu bukan tanpa alasan, tahun lalu, mereka tampil di Piala Dunia U-20 di Turki, bahkan dan melaju sampai babak perempatfinal.

Pada Piala Asia U-19 di Myanmar 9-23 Oktober 2014, 8 pemain jebolan Piala Dunia U-20 di Turki masih tersisa. Namun, menurut Tim Analis Timnas Indonesia U-19, Muhammad Syafiq, kekuatan Uzbekistan tak jauh berbeda dengan pasukan Indra Sjafri.

“Ada 8 pemain dari Piala Dunia U-20 tahun lalu di tim Uzbekistan, tapi ada sejumlah kelemahan yang bisa dimaksimalkan Timnas U-19,” ucap Syafiq saat ditemui wartawan di Youth Training Centre (Thuwunna), Yangon, Kamis 9 Oktober 2014.  

Setelah melakukan pemantauan dari video rekaman pertandingan, Syafiq melihat ada sejumlah celah dari Uzbekistan U-19 yang bisa dimaksimalkan Timnas U-19. Salah satunya adalah sisi kanan pertahanan tim besutan Ravshan Khaydarov itu.

“Bek kanan mereka (Uzbekistan U-19) kurang bagus. Dalam video rekaman pertandingan, salah satu kelemahan mereka di situ. Saya hanya memberikan data-data berdasarkan statistik, kalau eksekusi di lapangan ya tim pelatih,” kata punggawa Lab Bola ini.  

Selain itu, Timnas U-19 juga punya kecepatan lebih baik bila dibandingkan dengan Uzbekistan U-19. Barisan gelandang Timnas U-19 juga seimbang dengan para pemain tengah Uzbekistan, sehingga pertandingan diyakini bakal berjalan sengit.

“Pemain sayap kita malah lebih unggul dari mereka, karena kita lebih punya kecepatan. Mereka kesulitan saat berhadapan dengan tim yang bermain cepat. Kalau kita menang di laga pembuka ini, moral anak-anak akan terangkat dan bisa ngebut di pertandingan-pertandingan berikutnya,” paparnya.

Timnas Indonesia U-19 akan melawan Uzbekistan U-19 di Youth Training Centre (Thuwunna), Yangon, Jumat 10 Oktober 2014. Bentrokan tersebut menjadi pertandingan perdana Grup B di Piala Asia U-19 2014, di mana Myanmar menjadi tuan rumah. [viva]