Wednesday, October 8, 2014

Garuda Jaya Pantang Remehkan Uni Emirat Arab

Timnas U-19 - GOAL
Seputar Timnas -  Dibandingkan dengan Uzbekistan U-19, permainan Uni Emirat Arab (UEA) U-19 sudah terlebih dahulu diketahui Timnas Indonesia U-19 saat kedua tim bentrok pada April 2014 lalu. Dari dua kali uji coba laga saat itu, semuanya berakhir untuk kemenangan Garuda Jaya. 

Indonesia menang 4-1 di laga pertama (14/4/2014) melalui gol-gol yang diciptakan Ilham Udin Armaiyn, Evan Dimas, Septian David Maulana dan Dimas Drajad, serta satu gol tuan rumah yang dilesakkan Ghaneem.

Di laga kedua yang dimainkan pada 16 April, Indonesia meraih kemenangan, kali ini dengan skor 2-1 lewat sumbangan gol Muchlis Hadi Ning dan Dimas Drajad, yang hanya mampu dibalas oleh Jassim Jawhar. 

Meski menang dua kali, Evan Dimas dkk wajib menjaga kerendahan hati saat melawan Young Whites di penyisihan Grup B Piala Asia U-19 yang berlangsung dari 9-23 Oktober 2014.  

Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan pelatih Indra Sjafri, di antaranya adalah pergantian pelatih kepala UEA dari Khalifa Mubarak menjadi Abdulla Misfer. Serta hasil positif tim usai memenangkan turnamen uji coba internasional yang diadakan di Dubai pada September lalu. 

UEA menjadi juara usai mengalahkan Oman di final dengan skor 4-2. Evaluasi pun dapat dilakukan Misfer untuk membenahi kekurangan tim untuk AFC Cup yang akan dimulai pekan ini. 

“Turnamen ini memberikan kami pelajaran berharga untuk mengevaluasi kelemahan tim sebelum ajang sesungguhnya (Piala Asia) berlangsung,” ucapnya di laman resmi federasi sepakbola UEA (UAEFA). 

Beberapa pekan terakhir pun dimanfaatkan UEA dengan berlatih di Malaysia untuk beradaptasi dengan iklim Asia Tenggara, karena Piala Asia U-19 nanti akan berlangsung di Myanmar. Selain fakta tersebut, ada hal lain yang tak dapat dipandang sebelah mata oleh Indonesia adalah keberhasilan UEA U-19 menjadi juara di ajang Piala Asia U-19 pada 2008. Kala itu UEA mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-1. 

UEA sendiri berhasil melaju ke Piala Asia U-19, setelah di kualifikasi menjadi juara grup B dengan nilai sempurna alias sapu bersih kemenangan. UEA mengalahkan Yemen (2-1), Maldive (5-0), Afghanistan (6-0) dan Jordania (2-0).  

Baik UEA maupun Uzbekistan memiliki tipikal permainan yang nyaris serupa. Selain mengandalkan fisik, mereka juga seringkali memanfaatkan postur tubuh tinggi para penyerangnya dengan umpan silang maupun umpan lambung. Hal yang harus diantisipasi Hansamu Yama-Muhamad Sahrul Kurniawan tentunya.  

Mengantisipasi hal tersebut, Indonesia dapat mencoba mengambil alih dominasi bola dari lapangan tengah melalui duet Evan Dimas-Muhammad Hargianto-Paulo Sitanggang dan bermain bola-bola pendek yang menjadi ciri khas Indonesia. Pemanfaatan serangan sayap pun dapat dimaksimalkan.

Indonesia akan bertemu UEA di pertandingan terakhir grup pada 14 Oktober.  Sebelumnya Garuda Jaya akan bertemu Uzbekistan (10/10/2014) dan Australia (12/10/2014).[okezone]