Monday, October 13, 2014

FOTO: Garuda Jaya Tertunduk Lesu dan Menangis

Evan Dimas menangis -IST
Seputar Timnas - Pertandingan masih berimbang sampai datang petaka di menit ke-67. Sebuah gol dari Jaushua Soritio membuat para penggawa "Garuda Muda" tertunduk lesu dan menangis.

Itulah drama di akhir pertandingan Indonesia kontra Australia di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Minggu (12/10/2014) petang, yang dimenangkan The Young Socceroos dengan skor 1-0.

Begitu peluit panjang dibunyikan wasit, para pemain Indonesia terpaku di tempat berdirinya yang terakhir. Mereka seakan langsung tahu, mereka telah tersingkir walaupun masih menyisakan satu partai.

Anak-anak yang belum lama ini menjadi "anak kuliahan" itu tertunduk lesu. Kali ini tak ada sujud syukur yang selama ini menjadi trade mark mereka setiap kali merayakan gol dan kemenangan.

Di antara mereka ada yang berlutut, memandang dalam-dalam ke bawah. Di daerah gawang, Ravi Murdianto menangis. Evan Dimas sang kapten menggelosor di lapangan, juga menitikkan airmata. Putu Gede pun demikian. Semua ekspresi yang muncul hanyalah kesedihan dan kekecewaan

Pelatih Indra Sjafri dan stafnya, juga para pemain cadangan, berhamburan ke lapangan. Mereka memeluk satu per satu para pemain, menghibur sebisanya. Ada juga 1-2 pemain Australia yang mencoba membesarkan hati mereka.

Hari Selasa (14/10) lusa mereka akan memainkan laga terakhirnya di Myanmar, melawan Uni Emirat Arab. Hampir dipastikan pula, itulah pertandingan terakhir mereka sebagai penggawa Timnas U-19, yang harus diakui telah menjadi sebuah fenomena tersendiri dalam sejarah persepakbolaan di tanah air.

Jangan menyerah, jalan kalian masih panjang.[detik]