Saturday, September 20, 2014

Hansamu Yama, Sosok Batu Karang Penjaga Benteng Timnas U-19

Hansamu Yama Pranata bersama Evan Dimas - IST
Seputar Timnas - Berpostur tinggi 180 sentimeter dan kemampuannya membaca permainan lawan menjadikan Hansamu Yama Pratama andalan di lini belakang Tim Nasional Indonesia U-19. Ia juga memiliki ketenangan menguasai bola di wilayahnya sendiri. Dengan berbagai keunggulan tersebut, Hansamu layak disebut sebagai bek modern.

Kemampuan ini melancarkan strategi Indra Sjafri yang menginginkan serangan dengan umpan-umpan pendek dari bawah. 

Bersama Muhammad Sahrul Kurniawan, pemain kelahiran Mojokerto, Jawa Timur tersebut menjadi batu karang Garuda Jaya saat menjuarai Piala AFF 2013 dan mengantarkan Timnas U-19 lolos sebagai juara grup pada kualifikasi Piala Asia U-19 2014.

Hansamu pun kemungkinan besar akan tetap menjadi andalan Indra Sjafri saat Timnas U-19 tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar pada 9-23 Oktober 2014. Indonesia bersaing dengan Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab.

"Aku bercita-cita membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-20 2015," kata Hansamu.

Bermain di Piala Dunia merupakan cita-cita Hansamu yang telah menetapkan jalan hidupnya di sepak bola sejak kecil.

Hansamu mengawali kariernya dengan membela SSB Mojokerto Muda saat ia masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar. Meski begitu, karier Hansamu bukannya selalu mulus.

Hansamu pernah gagal masuk tim Liga Medco Provinsi Jawa Timur pada 2008. Kegagalan tersebut justru melecut motivasi Hansamu dalam merajut impiannya sebagai pemain sepak bola.

Ia terus menempa dirinya hingga akhirnya lolos masuk ke tim Deportivo Indonesia SAD di Uruguay pada 2011. Bersama Maldini Pali, Hansamu merupakan angkatan terakhir, sebelum  program pembinaan tersebut ditutup pada 2013. SAD jadi pintu masuk Hansamu membela tim nasional.

"Aku pasti sangat kecewa dengan kegagalan itu. Namun, aku tidak putus asa. Aku terus berlatih hingga akhirnya masuk SAD kemudian berlanjut hingga Timnas U-19," tuturnya. 

Hansamu memetik pelajaran saat berkarier di Uruguay. Pengalaman bertandingnya bertambah dan jadi terbiasa hidup mandiri.

Di samping itu, Hansamu berusaha tetap rendah hati. Ia tetap bekerja keras agar tetap jadi andalan di Piala Asia U-19 Myanmar.

"Aku hanya ingin fokus di Timnas U-19," tuturnya.

Profil singkat

Nama: Hansamu Yama Pranata
TTL: Mojokerto/16 Januari 1995
Klub Idola: Barcelona
Pemain internasional favorit: Nemanja Vidic
Pemain lokal favorit: Hamka Hamzah


[kompas]