Wednesday, August 20, 2014

Yeyen Tumena Akan Panggil Mantan Timnas Eks Jepang

Yeyen Tumena - TRIBUN
Seputar Timnas - Pelatih Tim Nasional U-14 Yeyen Tumena mengatakan pihaknya akan memanggil kembali mantan tim nasional U-14 eks Jepang, yang melakoni Turnamen usia dini bertajuk Japan-East Asian Football Exchange U-14 Youth Football Festival di Jepang pada 2-9 April 2014, untuk mengikuti seleksi nasional.

Yeyen mengatakan tidak seluruh mantan pemain dipanggil, akan tetapi hanya beberapa saja yang terlihat memiliki potensi. "Mungkin hanya sebagian mantan timnas U-14 yang berangkat ke Jepang kemarin kita panggil," ujar Yeyen Tumena, Senin (18/8/2014).

Yeyen tidak memastikan berapa jumlah pemain mantan tim Jepang yang bakal dipanggil. Seperti diketahui 17 pemain timnas U-14 yang dikirim ke Jepang. Hasil yang diperoleh, Timnas U-14 mengantongi 2 kemenangan dari 5 pertandingan.

Yakni melawan Kamboja (9-0) dan Singapura (3-1). Sisanya imbang melawan Vietnam (0-0) dan kalah atas tuan rumah Jepang (0-6) dan Timor Leste (0-3).
Yeyen mengatakan pihaknya telah mengantongi 35 nama pemain berprestasi dari 15 Asosiasi Provinsi (Asprov) yang telah didatangi. Jumlah ini akan terus bertambah karena masih ada 11 asprov yang bakal dikunjungi, terutama di wilayah Jawa, DKI dan Banten.

Rencananya, hingga batas akhir pemantauan, yakni pekan ketiga bulan Agustus terdapat 26 asprov dari 34 yang bakal dikunjungi. "Jumlah pemain hasil pantauan pasti melebihi quota. Belum nanti ditambah pemain DKI-Banten," ujarnya.

Yeyen mengatakan penelusuran pemain berbakat untuk wilayah DKI dan Banten dilakukan menjelang akhir waktu. Alasannya, kedua wilayah ini sangat dekat sehingga hanya membutuhkan waktu sehari untuk melakukan pemanggilan.

Selain itu, DKI-Banten dikenal sebagai wilayah yang aktif dalam menggelar kompetisi. Hal ini menjadi pertimbangan kenapa dua wilayah ini menjadi nomor buntut dalam proses seleksi pemainnya.

"Kalau pemain DKI-Banten, besok mau seleksi hari ini kita kasih kabar bisa. Dan juga kita sudah pantau beberapa kali turnamen di DKI-Banten, jadi tinggal panggil saja," ujarnya.[Tribun]