Wednesday, August 20, 2014

RD: Timnas U-19 Tak Berdaya Hadapi Taktik Counter Attack

Rahmad Darmawan - IST
Seputar Timnas - Mantan Pelatih Tim Nasional U-23 Rahmad Darmawan mengatakan secara umum Tim Nasional U-19 tidak kalah dengan lawannya pada Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014 di Brunei Darussalam. Mengingat lawan yang dihadapi adalah tim nasional lebih matang dari usia, yakni 21 tahun plus 3 pemain senior.

Kegagalan Garuda Jaya lolos ke babak semifinal itu disebabkan penyelesaian akhir yang masih lemah serta permainan yang tidak berkembang di saat mendapatkan tekanan dari lawan.

"Secara permainan timnas U-19 tidak kalah. Tapi jujur harus saya sampaikan kalau efisiensi membuat gol tidak terjadi. Efektifitas penyelesaian akhir perlu dicermati," ujar Rahmad Darmawan kepada Harian Super Ball, Selasa (19/8/2014).

Rahmad Darmawan mengatakan di laga perdana menghadapi Malaysia, Garuda Jaya bermain apik. Namun di laga kedua, menghadapi tuan rumah Brunei Darussalam Evan Dimas dkk sedikit kuwalahan. Performa tuan rumah bermain lebih baik, yang mengandalkan serangan balik (counter attack).

"Gaya main Brunei berbeda. Ia menekankan taktikal counter attack. Tapi tiga gol yang dicetak Brunei itu bersifat spekulatif. Kalau diminta mengulang sulit," ujarnya.

Pelatih Persebaya Surabaya ini memuji kekuatan fisik Garuda Jaya. Hal ini terlihat begitu memasuki babak kedua, timnas mendominasi permainan. Sayang, situasi itu terjadi di saat lawan lebih dulu unggul.

Selain itu, RD, panggilan akrab Rahmad Darmawan juga memberikan catatan Garuda Jaya tak berkutik saat lawan menerapkan taktik defensive yang mengandalkan serangan balik.

"Jujur saya harus katakan saat lawan mengandalkan counter attack, timnas kita justru menjadi lemah. Ini harus segera dikoreksi dalam sisa waktu yang masih panjang," ujarnya.[tribun]