Tuesday, August 12, 2014

Indra Sjafri Bungkam, Para Senior pun Angkat Bicara

Taufiq - Jawa Pos
Seputar Timnas -  Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, irit bicara setelah kekalahan 1-3 yang dialami timnya atas Brunei Darussalam. Tetapi para pemain senior justru ramai-ramai memberikan dukungan kepada para juniornya. Boas Solossa, David Laly, Taufiq, dan Ricardo Salampessy, meminta Evan Dimas Cs melupakan kekalahan.

Boaz melalui akun media sosial Path miliknya, meminta para pemain Garuda Jaya untuk bangkit dan melupakan kekalahan dari Brunei. Menurutnya, turnamen Hassanal Bolkiah Trophy yang mereka ikuti hanyalah batu loncatan sebelum menghadapi turnamen sesungguhnya, yakni Piala Asia U-19 di Myanmar.

"Evan Dimas Dkk, ini baru awal dari semua. Kalian Timnas U-19 pasti bisa lewati semua ini. Jadikan semua ini pelajaran buat pertandingan yang sesungguhnya. Mana senior-senior yang lain, jangan menang saja baru muncul, kalau kalah semuanya sembunyi,” tulis Boaz di media sosial Path, Selasa 12 Agustus 2014.   

"Tetap semangat adik-adikku. Kekalahan itu bagian dari sepakbola. Jadikan itu pelajaran untuk lebih baik lagi ke depan. Cibiran atau ejekan, jadikan sebagai ekstra tenaga untuk bangkit dan bungkam suara itu, tetap semangat Garuda Jaya,” sambung Ricardo Salampessy di Path.  

Selain itu, M Taufiq, yang kini membela Persib Bandung, juga menyemangati para pemain Garuda Jaya. Menurut mantan pemain Persebaya 1927 ini, Maldini Pali Cs telah bermain maksimal di lapangan.   

"Tetap semangat teman-teman dan adik-adik di Timnas U-19, kalian sangat luar biasa, selalu kerja keras, pantang menyerah, ingin selalu jadi yang terbaik di lapangan. Salut. Permainan selalu ada menang dan kalah, tapi kalian sudah bermain maksimal. Belum rejeki saja,” ujar Taufiq di Path.   

Seperti diketahui, Indra Sjafri bungkam setelah kekalahan 3-1 Timnas U-19 dari Brunei Darussalam. Ketika coba dihubungi oleh rekan-rekan wartawan di Tanah Air melalui pesan singkat, pelatih asal Sumatera Barat itu tidak membalas.[viva]