Thursday, July 31, 2014

Timnas U-19 Akan Maksimalkan Uji Coba Tersisa

Timnas U-19 - IST
Seputar Timnas - Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia benar-benar serius untuk membangun semua tujuan Timnas U-19. Otoritas tertinggi yang mengurusi Timnas Indonesia itu kembali mengagendakan beberapa uji coba jelang mengikuti Piala Asia di Myanmar, Oktober mendatang.

Buktinya, setelah mengikuti Piala Hassanal Bolkiah Trophy (HBT), PSSI berencana mengirim tim nasional U-19 Indonesia ke Eropa. Anak asuh Indra Sjafri akhirnya diputuskan untuk dikirim ke turnamen Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014 di Brunei. Itu diputuskan setelah melihat HBT lebih punya manfaat dalam persiapan menuju Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober 2014.

“Ini merupakan opsi. Setelah ikut HBT, ada rencana mengirim timnas U-19 ke Eropa,” kata Sekjen PSSI, Joko Driyono. 

Menurut Jokdri, panggilan Joko Driyono, rencana itu masih akan dimatangkan. Pihaknya juga tengah mencari turnamen yang bisa diikuti, termasuk lawan yang mungkin bisa dihadapi di Eropa. “Di Glasgow ada turnamen, begitu juga di Rotterdam dan di Jerman.Lihat nanti apakah timnas U-19 mengikuti turnamen atau menjalani pertandingan secara sirkuit,” tambahnya. 

Untuk gelaran tahun ini, Indonesia tidak mengirimkan skuad timnas U-21 ke Turnament Sultan Hassanal Bolkiah melainkan menurunkan skuad muda timnas U-19 sebagai salah satu ujicoba sebelum bermain di Piala AFC 2014, Myanmar.

Dalam turnamen yang digelar di Brunei Darussalam tanggal 8-23 Agustus tersebut, skuad Garuda Jaya berada di Grup B bersama Brunei Darussalam, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Kamboja. Evan Dimas dkk akan bertemu dengan Malaysia di laga pembuka (08/07). 

Selanjutnya bertemu Brunei tiga hari berselang. Tanggal 13 Agustus, Indonesia berhadapan dengan lawan tangguh Vietnam, kemudian berturut-turut Kamboja dan Singapura. Jika berhasil lolos dari fase grup, Indonesia akan bermain di laga semifinal tanggal 20 Agustus dan partai final di gelar tanggal 23 Agustus.

Indra juga kecewa dengan berbagai komentar miring media terkait dengan keputusan mengikuti turnamen di Brunei itu. Dia meluruskan tulisan di salah satu harian yang menyebut PSSI melakukan kezaliman kepada Timnas U-19 karena membatalkan keikutsertaan Evan dkk di turnamen COTIF. Tulisan jenis opini tanpa kutipan langsung narasumber itu diberi judul; PSSI, Apa Salah Timnas U-19?

"Ketawa aja saya bacanya. Itu asumsi orang yang tidak mengerti teknis dan periodisasi program tim pelatih. Jadi melalui kesempatan ini saya jelaskan supaya tidak salah-salah lagi memahami dan menulisnya," komentar Indra Sjafri saat dimintai tanggapannya.

Dijelaskan Indra, tugas tim pelatih adalah menyusun periodesasi latihan dan ujicoba sesuai grafik performa yang diinginkan. Mulai dari general preparation, spesifik preparation hingga pre-competition. 

Saat ini, tambah Indra, timnya memasuki fase pre-competition, dimana harus mengikuti sebuah ujicoba ketat di sebuah turnamen, dan nanti setelah itu akan dilakukan evaluasi dan dua atau tiga kali match tunggal lagi. "Itu tahapannya. Ini teknis kepelatihan," tukasnya.

Masih menurut Indra, saat itu BTN menawarkan COTIF sebagai alternatif di tahapan pre-competition. "Waktu itu saya setuju saja. Karena kontek kami adalah tahapan itu terpenuhi. Bukan soal COTIF atau apa dan dimana. Itu urusan BTN. Tapi saat itu kami belum dapat regulasi dan aturan pertandingan di COTIF, yang belakangan kami dapat, bahwa mainnya hanya 2×35 menit. Itu bagi tim pelatih memang agak mengurangi nilai. Karena kami nanti di Piala Asia main 2×45 menit," ungkapnya.

Nah, lanjut Indra, belakangan ada undangan HBT. Turnamen yang diikuti tim yang dari sisi usia di atas kami. Karena di HBT, pemain usia 21 tahun ditambah 3 pemain senior. Bermain normal 2×45 menit. Di iklim cuaca Asia. 

"Secara teknis ini turnamen yang lebih bermanfaat di fase pre-competition. Dari sisi teknis ya. Bukan dari sisi tempatnya. Kalau itu, tentu orang awam akan bilang lebih keren di Spanyol atau Eropa. Tapi ini kita harus bedah dari sisi teknis. Karena itu memang domain kami pelatih," ujarnya.

Nah atas tawaran BTN itu, Indra setuju untuk membatalkan COTIF dan memilih HBT. Sedangkan Eropa atau Spanyol tetap akan menjadi negara tujuan Timnas U-19 di fase evaluasi setelah menjalani HBT. 

"Insya Allah di tahap evaluasi akhir nanti, kami akan TC di Eropa, sekaligus main single match dengan dua atau tiga lawan sebagai titik menuju peak sebelum kami bertolak ke Myanmar Oktober nanti. Doakan semua lancar," pungkas pelatih yang tinggal di Yogyakarta itu. (indopos)

Berikut Jadwal Turnamen Hassanal Bolkiah 2014:

Penyisihan Grup B

08 Agustus 2014: Malaysia vs Indonesia
11 Agustus 2014: Indonesia vs Brunei Darussalam
13 Agustus 2014: Vietnam vs Indonesia
16 Agustus 2014: Kamboja vs Indonesia
18 Agustus 2014: Singapura vs Indonesia

Semifinal

20 Agustus 2014:
Juara Grup A vs Runner-up Grup B & Juara Grup B vs Runner-up Grup A

Final

23 Agustus 2014:
Pemenang Semifinal 1 vs Pemenang Semifinal 2