Monday, July 21, 2014

Timnas Senior Akan Panggil 24-25 Pemain

Alfred Riedl - Pikal - IST
Seputar Timnas -  Badan Tim Nasional (BTN) memang belum mengumumkan jadwal pasti pemusatan latihan Timnas senior selanjutnya pasca pemusatan Juli ini. Tapi, tim pelatih menyebut waktu terdekat pemusatan adalah pada September mendatang.

Asisten pelatih Timnas Wolfgang Pikal saat dihubungi menjelaskan bahwa Agustus dipastikan tak ada pemusatan latihan. Sebab, kompetisi Indonesia Super League (ISL) sedang menyelesaikan putaran kedua, fase grup sebelum masuk ke babak delapan besar.

"Keputusan tanggal pemusatan latihan September, baru kami umumkan pekan depan," katanya, kemarin (18/7).

Berapa nama yang dipanggil? Pelatih asal Austria itu menyebut jumlah pemai nakan berbeda dengan pemusatan Juli ini. Jika jelang lawan Qatar ada 23 nama yang menjalani pemusatan latihan,  maka selanjutnya Wolfgang menyebut ada 24-25 nama yang akan masuk pemusatan.

Nah, untuk pemain sendiri, pelatih yang berdomisili di Bali itu menjelaskan bakal ada beberapa nama lain yang dipanggil dari sebelumnya. Dia tak menampik jika pada masa penyelesaian putaran kedua ISL ini, seleksi dan pemantauan pemain akan kembali dilakukan oleh tim pelatih.

"Kami tidak mau terburu-buru menetapkan nama karena masih ada kesempatan waktu yang lama. Karena itu pemantauan pemain jalan terus," tutur lelaki yang juga fasih berbahasa Indonesia tersebut.

Wolfgang mengaku dia dan tim pelatih lainnya juga sepakat untuk kembali melakukan pemnatauan pemain bukan hanya mereka yang tampil di liga lokal. Nama pemain yang berkompetisi di luar negeri juga dipertimbangkan untuk dicoba kualitasnya. Hanya, siapa itu, dia belum masih menunggu hasil pemantauan.

Menurut dia, pemusatan pada September nanti juga tak mungkin diikuti oleh pemain-pemain yang dipanggil ke U-23. Alasaanya, skuad Garuda Muda pada medio September nanti juga harus menjalani persiapan menuju Asian Games Incheon, Korsel, 2014.

"Karena itu kami akan pantau, yang bisa ikut pemusatan latihan di Timnas senior. Untuk pemain muda yang potensial, bisa dipantau permainannya di Asian Games kan," ungkapnya.

Jika mendapatkan masa pemusatan latihan yang panjang, Wolfgang berkeyakinan Indonesia bakal tampil semakin kompetitif. Itu mengacu kepada hasil saat menahan imbang Qatar dengan skor 2-2 pada uji coba di Doha, 14 Juli lalu.

Di sisi lain, keberhasil Indonesia menahan Qatar yang berperingkat 99 dunia, mampu mengatrol posisi rangkin FIFA skuad Garuda. Dari awalnya bertengger di peringkat 157, kini berada di peringkat 153 dunia, dengan torehan 141 poin. [Jawapos]