Friday, June 27, 2014

Arthur Irawan : Berada Di Timnas Pengalaman Mental Buat Saya (Bagian III)

Arthur Irawan - IST
Seputar Timnas - Pesepakbola muda Indonesia, Arthur Irawan, pernah mencicipi pengalaman bergabung dengan tim nasional (timnas) Indonesia untuk Piala AFF 2012. Ketika itu, timnas masih dilatih Nilmaizar. Arthur termasuk dalam daftar pemain yang dibawa Nilmaizar ke Malaysia, meski tidak mendapatkan caps di laga AFF ketika itu.

Sebelum bertolak ke Malaysia, Arthur sempat mendapatkan kesempatan bermain ketika timnas beruji coba melawan Timor Leste di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 14 November 2012. 

"Saya debut melawan Timor Leste dan bermain sebagai bek kanan. Saya menjalankan tugas saya dan kami menang. Secara bertahan, saya bermain baik," ujar Arthur.

Setelah itu, Arthur mengaku sudah pamit kepada pelatih maupun manajemen timnas lantaran mengetahui dirinya dicoret dari timnas. "Saya bilang buat apa saya di sini selama dua bulan? Mendingan saya kembali latihan dengan tim di Spanyol. Tapi, saya tidak mau membahas banyak hal tentang ini, karena terjadi hal-hal yang tidak hanya di lapangan," paparnya.

"Tapi saya juga merasa kalau seorang pelatih mau mencoret pemain, apapun alasannya, mendingan ngomong ke pemainnya dulu sebelum ke media. Saya tahu dicoret lewat media," tambah pemain berusia 21 tahun itu.

Dia pun merasa sudah menambah nilai kepada timnas dan mengatakan Nil Maizar awalnya sangat menginginkannya ke timnas. "Memang akhirnya mengecewakan tapi saya pikir pencoretan bukan karena performa saya di lapangan. Sebagai pemain bola, tentu saya akan melewati masa-masa sulit. Secara mental ini menjadi ujian dan cobaan yang bagus buat saya," tegasnya.


Menurut Arthur, bagi seorang pemain bola, tidak ada yang lebih parah kalau tidak bermain. "Tapi secara mental saya selalu ingin fight. Kalau saya di bangku cadangan, saya akan terus berusaha untuk menembus ke starting eleven. Kalau jadi pemain tidak boleh terlalu rileks, karena level bisa mudah menurun. Harus ada kesulitan dan tantangan," ujarnya.

Namun begitu, pemain yang kini membela Atletico Malagueno itu menegaskan tidak akan pernah kapok untuk kembali ke timnas. 

"Terus terang, berada di timnas (untuk skuat di Piala AFF 2012) merupakan pengalaman mental yang baik buat saya. Saya cinta tanah air. Untuk main di timnas akan selalu menjadi kebanggaan. Indonesia masih dalam hati saya, garuda di dadaku," tutur mantan pemain RCD Espanyol ini.

Arthur mengungkapkan masih tetap menjaga komunikasi dengan beberapa pemain timnas seperti Raphael Maitimo dan Andik Vermansah. Dia pun menganggap Maitimo adalah yang terbaik di timnas saat ini untuk posisi gelandang.

Selain itu, pemain kelahiran Surabaya ini mengatakan para pemain Indonesia pasti bisa berkiprah di Eropa. Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan oleh para pemain Indonesia ketika ingin mengadu nasib di Eropa. 

"Pasti banyak yang lebih baik dari saya. Tapi pada akhirnya kembali ke mentalitas setiap individu. Menurut saya, level pendidikan sejak dini harus lebih baik. Profesionalisme hingga pola makan harus ditanamkan sejak dini," ucapnya. 

Dia pun ikut senang dengan kiprah dua pemain Indonesia yang berada di Liga Jepang, yakni Irfan Bachdim (Ventforet Kofu) dan Stefano Lilipaly (Consadole Sapporo). "Saya berharap mereka bisa banyak menambah ilmu dan pengalaman. Semoga suatu saat bisa kembali ke timnas," pungkasnya.

Nantikan artikel berikutnya (bagian terakhir) tentang Arthur yang berpendapat soal kiprah timnas Spanyol di Piala Dunia 2014.[goal]