Thursday, May 8, 2014

Riedl Bicara Soal Rivalitasnya dengan Rajagobal

Foto - Google Images
Seputar Timnas - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl kembali bertemu dengan pelatih asal Malaysia, Rajagobal. Keduanya akan beradu taktik dalam sebuah laga amal yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan ASEAN All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 11 Mei 2014. 

Dalam duel ini, Riedl akan menangani timnas Indonesia. Sedangkan, Rajagobal akan mendampingi ASEAN All Star. 

Rivalitasi kedua pelatih ini berlangsung sengit pada Piala AFF 2010. Saat itu, Rajagobal masih menangani timnas Malaysia dan Riedl menukangi Merah Putih. 

Di babak penyisihan, Riedl bersama Timnas menggasak Malaysia dengan skor telak 5-1. Namun situasi berubah saat kedua negara bertemu di babak final. 

Pada leg pertama yang digelar di Malaysia, Timnas Indonesia dibantai tiga gol tanpa balas. Tim Merah Putih memang sempat membalasnya di leg kedua. Namun kemenangan 2-1 yang diraih Ahmad Bustomi cs tidak cukup untuk merebut gelar juara. Malaysia akhirnya berhak mengangkat trofi setelah unggul agregat 4-2. 

"Bertemu dengan Rajagobal? Dua kali? Atau mungkin lebih. Saya lupa persisnya berapa kali. Tapi itu tidak penting. Yang bermain kan pemain, bukan pelatih," kata Riedl, siang tadi, menanggapi rivalitasnya dengan pelatih Negeri Jiran tersebut. 

Dia mengaku senang bisa bertemu Rajagobal. "Rajagobal adalah orang yang menyenangkan. Dia pria yang humoris," sambung pelatih asal Austria itu. 

Riedl menambahkan, duel melawan ASEAN All Stars nanti akan digunakan sebaik mungkin untuk memantau pemain yang belum pernah dipanggilnya ke timnas. Mereka adalah Rizky Ripora, Asri Akbar, Hariono, dan Steven Imbiri. 

Pemain lainnya adalah Immanuel Padwa. Immanuel sebenarnya sempat diseleksi Riedl pada persiapan Piala AFF 2010 lalu, namun gagal menembus skuad utama. 

"Laga melawan ASEAN All Stars akan digunakan untuk memantau performa pemain yang belum pernah dipanggil. Ini kesempatan bagus untuk mereka unjuk gigi." 

Berikut skuad ASEAN All Star:

Kiper: 
  • Soukthavy Soundala (Laos), 
  • Hassan Bin Abdullah Sunny (Singapura)
Bek: 
  • Azri Zahari (Brunei), 
  • Hong Pheng (Kamboja), 
  • Mohamad Aidil Zafuan Bin Abdul Radzak (Malaysia),  
  • Mahalli Bin Jasuli (Malaysia), 
  • Thein Than Win (Myanmar), 
  • Alexander Charles Luis Borromeo (Filipina), 
  • Niweat Siriwong (Thailand), 
  • Adelino Trindade C. M. Oliveira (Timor Leste), 
  • Truong Dinh Luat (Vietnam)
Gelandang: 
  • Chhin Chhoeun (Kamboja), 
  • Safiq Bin Rahin (Malaysia),
  • Naing Linoo (Myanmar),  
  • Mohammad Shahril Bin Ishak (Singapura), 
  • Hariss S/O Harun (Singapura),  
  • Datsakorn Thonglao (Thailand), 
  • Nguyen Van Quyet (Vietnam)
Striker: 
  • Visay Phaphouvanin (Laos), 
  • Ian Bayona Araneta (Filipina), 
  • Teerasil Dangda (Thailand), 
  • Le Cong Vinh (Vietnam)
[viva]