Wednesday, May 21, 2014

Jelang Lawan Yaman, Timnas U-19 Matangkan Finishing dan Mantapkan Pressing

Hansamu Yama Pranata - IST
Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-19 bakal menjalani laga uji coba melawan tim Timur Tengah, Yaman, besok (23/5) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Tak ingin lini depannya kurang maksimal, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri menggembleng lini depan secara khusus pada sesi latihan, kemarin (20/5).

Indra Sjafri menegaskan, telah melakukan evaluasi terhadap timnya dari beberapa uji coba terakhir. Efektifitas lini depan, sejauh ini memang masih belum sesuai harapannya. ”Kami lanjutkan latihan sesuai dengan program kami. Salah satunya finishing,” ucapnya singkat.

Sebab itu, dalam sesi latihan memang difokuskan untuk memaksimalkan melakukan penyelesaian akhir. M Hargianto, salah satu gelandang Timnas membenarkan jika sesi latihan finishing menjadi salah satu fokus, disamping latihan pressing untuk lawan.

Bukan hanya dalam efektifitas dan build up serangan untuk menciptakan peluang. Skuad Garuda Jaya juga diasah untuk melakukan kombinasi dan variasi penyerangan, sehingga tidak bertumpu pada kecepatan penyerang sayap saja.

“Kami latihan mulai dari pergerakan sampai variasi untuk dapat peluang, juga tembakan dari luar kotak penalti,” terangnya.

Penjaga gawang Ravi Murdianto pun membenarkan, sesi latihan Timnas saat ini sangat intens untuk bisa lebih tajam di depan. Karena itu, kerja penjaga gawang saat latihan juga harus cukup keras, karena terus diuji untuk bisa mematahkan variasi serangan-serangan dari rekan-rekannya di lini depan.

Menurut Ravi, saat ini bukan hanya pemain dari lini belakang sampai depan yang diasah dan diuji kelayakannay untuk menjadi pilihan utama secara langsung oleh Indra. Namun, penjaga gawang juga harus terus tampil maksimal saat latihan.

“Sekarang fokus finishing, kiper diroling terus. Harus kerja keras, terus bagus, bukan cuma pas main, pas latihan juga harus bagus. tidak berat, tapi memang harus seperti ini, Karen lawan juag pasti latihan berat,” ucapnya. Di sisi lain, bek Timnas U-19, Hansamu Yama Pranata saat dihubungi menjelaskan, untuk bola-bola atas bukan lagi menjadi foksu saat ini.

Meski Yaman memiliki postur yang lebih besar, seperti kebanyakan tim Timur Tengah, fokus Timnas U-19 justru lebih ke pressing . Itu merupakan bagian dari evaluasi dari sisi pertahanan yang dinilai oleh Indra masih belum maksimal. Pengawalan kadang terlalu longgar dan kurang ada tekanan terhdap lawan.

“Kalau saya (dan lainnya) fokusnya ke defending. Bagaimana kita melakukan pressing untuk lawan. Kalau masalah bola atas, kita insya Allah sudah siap untuk antisipasi itu,” tandasnya.[indopos]