Tuesday, May 27, 2014

Indra Sjafri Tolak Anggapan Lawan Tim Timur Tengah Lebih Mudah

Skuad Timnas - Bolanet
Seputar Timnas -  Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menolak anggapan bahwa timnya lebih senang jika berhadapan dengan tim asal Timur Tengah. Dia juga merasa, lawan-lawan dari Timur Tengah tidak lebih mudah untuk dikalahkan.

Berdasarkan pertemuan Timnas U-19 dengan beberapa tim asal Timur Tengah, hasilnya boleh dibilang cukup memuaskan. Evan Dimas dan kawan-kawan terlihat bisa mengeluarkan gaya permainan mereka, saat bertemu negara-negara Timur Tengah.

Dari enam pertandingan uji coba melawan tim dari Timur Tengah, Garuda Jaya menang empat kali, sekali imbang, dan satu kali kalah. Hasil itu juga termasuk kala Timnas U-19 melakoni Tur Timur Tengah pada April 2014.

Rincian enam laga tersebut adalah Timnas U-19 sekali menang 2-1 atas Oman U-19 dan sekali kalah dari tim yang sama dengan skor 2-1. Kemudian, Garuda Jaya menang dua kali atas Uni Emirat Arab U-19 dengan skor 4-1 dan 2-1.
Terakhir, pasukan Indra Sjafri menuai dua hasil berbeda kala bertemu Yaman U-19. Yang pertama, laga dimenangi Timnas U-19 dengan skor 3-0, yang kedua pertandingan berakhir imbang 1-1.

"Saya tidak menganggap ada lawan yang lebih mudah, termasuk saat menghadapi tim-tim dari Timur Tengah. Jangan langsung ambil kesimpulan dari hasil-hasil uji coba, itu tidak bisa dijadikan patokan," jelas Indra , Senin 26 Mei 2014.

"Anak-anak harus bisa menghadapi siapa pun, jangan hanya tim atau negara tertentu. Di kualifikasi Piala Asia buktinya kita juga bisa kalahkan Korea, yang bukan dari Timur Tengah. Kita juga sempat kalah dari Oman," terangnya.

Selain itu, Indra menyatakan bahwa anak-anak asuhannya masih perlu menjalani banyak laga uji coba demi mengambil pelajaran. Dia juga tak menganggap Tur Nusantara jilid II akan menurunkan grade lawan yang dihadapi oleh Timnas U-19.

"Pokoknya, selama kita punya banyak pertandingan uji coba, kita punya banyak kesempatan memperbaiki diri. Apalagi Agustus nanti kita ke Eropa, lawannya akan bervariasi lagi," paparnya.

"Tidak apa-apa sekarang saat uji coba kita kalah, tetapi yang penting saat Piala Asia kita tidak kalah. Tujuan kita bukan hanya Piala Asia, tetapi juga menjadikan mereka Timnas senior yang menjadi panutan," tuturnya.[viva]