Thursday, May 8, 2014

Indra Sjafri Berharap Kekalahan Tak Bikin Timnas U-19 Panik

Indra Sjafri - NET
Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-19 tampil kurang meyakinkan dalam dua uji coba terakhir. Menghadapi Myanmar, Evan Dimas cs ditahan imbang 1-1 pada pertemuan pertama Senin kemarin, dan di laga kedua, mereka malah tumbang 1-2.

Itu jelas sebuah kemunduran karena sebelumnya saat tur Nusantara dan tur Timur Tengah Timnas U-19 selalu tampil apik dan mampu meraih hasil memuaskan. Mengenai hal tersebut, Indra Sjafri selaku pelatih menilai sebagai hal wajar mengingat para pemain yang masih dalam usia labil.

Ditegaskan pula, meskipun kalah, pada pertemuan kedua dengan Myanmar ini Timnas U-19 tampil lebih baik dari yang pertama. Sedangkan untuk mengatakan performa dalam dua laga tersebut menurun, Indra mengaku masih harus melakukan evaluasi lebih dulu sebelum mengambil kesimpulan.

"Yang paling sulit bagi pemain usia muda, tingkat umur 19 ini masih labil. Tapi main malam mini lebih baik daripada malam kemarin. Tetap saya menghargai perjuangan para pemain, progress mereka lebih ada. Dua laga ini jelek dari yg kemarin tidak bisa simpulkan sekarang karena ada evaluasi yang mesti dilakukan," kata Indra usai pertandingan.

Lebih jauh Indra mengingatkan kepada semua agar jangan lekas panik dengan dua hasil ini, khususnya kekalahan dari Myanmar. Dia juga mengaku akan berpegang kepada program latihan yang sudah disusun agar tim bisa mencapai peak performance pada Oktober mendatang ketika turnamen sebenarnya, Piala Asia, digelar.

"Kami jangan panik (tim pelatih) itu saja. Ada uji coba sekarang, 28-35 kali uji coba. Ada turun naiknya kualitas tim, saya sangat memahami itu. Saya akan konsisten dengan apa yang kami buat, yakini dan berharap peak performance kita ada di Oktober," jelasnya.

"Tahapan latihan, ada dinamika. Kalau tidak ada masalah, saya takutkan puncaknya sebelum turnamen. Saya tata supaya bisa pas di puncak pas kejuaraan," sambung pria asal Sumatera Barat itu.[viva]