Monday, May 12, 2014

Dua Eks Pemain Timnas Komentari Aksi Lompat Pagar Ferdinand Sinaga

Foto: Kompas
Seputar Timnas -  Insiden memalukan terjadi usai laga amal Timnas Indonesia Vs ASEAN All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu, 11 Mei 2014.  Striker Tim Merah Putih, Ferdinand Sinaga yang tidak terima dengan 'siulan' penonton memilih melompati pagar demi menantang para pelaku. 

Beragam tanggapan pun bermunculan pasca kejadian tersebut. Sebagian menyesalkan aksi Ferdinand, namun ada juga yang menganggap suporter telah kelewat batas. 

Mantan pemain timnas Indonesia, Sutan Harhara, salah satu pihak yang menyesalkan tindakan Ferdinand. Menurut Sutan, sebagai pemain profesional, Ferdinand tidak sepantasnya menantang penonton yang mengintimidasinya.  

"Apapun bentuk intimidasi penonton, dia tidak boleh menantang," kata mantan pemain Timnas Indonesia era 1972-1980. "Selama saya bermain sepakbola, ini kejadian pertama. Semoga tak terulang lagi." 

Sutan juga berharap, para pemain timnass lainnya bisa memetik hikmah dari insiden tersebut. Pasalnya, hal itu bisa mencoreng citra sepakbola Indonesia. 

"Parahnya, itu terjadi di laga amal bertaraf internasional. Jangan sampai pemain lain seperti ini. Jadikan kejadian kemarin sebagai bahan evaluasi," kata Sutan.

"Normal jika pemain bersitegang dengan lawan di lapangan. Tapi, jika menantang penonton, itu tidak pantas. Apa pun alasannya, mau dia pemain Persib yang mendapat tekanan dari fans Persija, dia harus tahu saat itu sedang pakai seragam apa. Dia berstatus pemain Timnas ketika memarahi penonton."

Terpisah,  mantan pemain timnas lainnya, Ricky Yakobi, justru meminta agar penonton bersikap lebih dewasa. Meski tidak membenarkan tindakan Ferdinand, Rikcy tetap menyesalkan tindakan fans yang telah mengintimidasi pemain timnas. 

"Harusnya tidak boleh seperti itu. Kasus ini harus dilihat dari dua sisi. Ferdinand mungkin sudah sangat kesal dengan intimidasi dari suporter. Bisa dibilang dia pemain yang berani," kata Ricky. 

"Suporter harus dewasa. Mereka tidak boleh mengintimidasi pemain saat berbaju Timnas. Harus netral dan jangan melihat dari klub mana mereka berasal. Suporter harus memberi dukungan," lanjut Ricky. 

Aksi panjat pagar yang dilakukan oleh Ferdinand bermula dari intimidasi yang dilakukan sebagian penonton beratribut pendukung Persija kepada para pemain Persib Bandung yang sedang membela timnas. Mereka mengejek setiap kali pemain Persib, seperti Firman Utina, Hariono, dan Ferdinand "memegang" bola. 

Tak kuasa menahan emosi, Ferdinand, melompati pagar pembatas dan mencari para pelaku. "Ayo sini! Tadi mana yang sorak-sorakin," teriaknya kesal. 

Tidak sempat terjadi baku pukul antara fans dan Ferdinand. Namun aksi ini sempat memanaskan situasi. Indonesia sendiri akhirnya menang dengan skor 1-0. (viva)