Monday, May 12, 2014

Alfred Riedl Kecewa Dengan Tingkah Laku Suporter Indonesia

Ferdinand Sinaga yang mendapatkan cemohan suporter (Foto: Arif Julianto/OKEZONE)
Seputar Timnas - Timnas Indonesia memang mampu mengalahkan Asean All Star dengan skor tipis 1-0 di Stadium Gelora Bung Karno dalam ajang amal pada Minggu 11 Mei 2014. Namun, kemenangan tersebut tercoreng dengan ulah beberapa suporter yang melakukan tindakan kurang terpuji.

Ya, dalam pertandingan tersebut, terdengar jelas suporter memberikan cemohan kepada Hariono, Supardi, Firman Utina, dan Ferdinand Sinaga yang merupakan pemain Persib Bandung. Disinyalir, suporter Persija memberikan cemohan tersebut, karena sebelum pertandingan ini berlangsung. Ada pertandingan Persija kontra Ajax Amsterdam.

Melihat tindakan kurang terpuji tersebut, pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl mengungkapkan kekecewaannya di konferensi pers Senin 12 Mei 2014. Pelatih asal Austria ini kecewa akan perlakuan suporter yang membawa tensi persaingan Persija dan Persib Bandung ke Timnas.

“Saya memiliki pesan kepada suporter. Saya tahu dan paham, mengenai persaingan Persib dan Persija di Indonesian Super League, namun ini adalah Timnas dan pemain menjadi satu di sini. Saya sangat kecewa mendengarkan siulan suporter tersebut,” kata Riedl.

Tak hanya menyoroti suporter, Riedl juga memberikan keterangan mengenai salah satu pemainnya, Ferdinand Sinaga yang terprovokasi dan emosional kepada suporter pasca pertandingan usai.

“Saya kecewa dengan suporter, namun Ferdinand merupakan pemain professional dan tahu apa yang harus dilakukannya. Tindakan suporter sangat tak bisa diterima (disinyalir suporter sempat bersuara menirukan suara monyet). Kami (dengan Wolfgang Pikal) sudah berbicara dengan para pemain (yang mendapat cemohan) untuk menahan emosi, namun sayang sekali Ferdinand menjadi target cemohan suporter di babak kedua,” lanjutnya.

Persaingan suporter Persija dan Persib Bandung memang kembali memanas, setelah kedua tim bentrok Kamis lalu. Terlebih, islah yang disepakati petinggi kedua pihak pun semakin dipertanyakan setelah suporter Persija bentrok dengan pihak kepolisian yang mengaku viking (fans Persib) di Karawang.[okezone]