Sunday, April 6, 2014

Tur Timur Tengah Timnas U-19 Momen Ukur Kekuatan Lawan

Timnas U-19 - IST
Seputar Timnas - Ujian sebenarnya bagi tim nasional (timnas) U-19 akan terjadi di Tur Timur Tengah. Indra Sjafri selaku pelatih kepala, akan menjadikan empat laga uji coba di sana sebagai barometer kekuatan Evan Dimas dkk.

Empat laga uji coba dengan tiga tim, akan dilalui timnas Garuda Jaya, julukan timnas U-19. Didahului dengan menantang Oman U-19, (9/4), lalu dilanjut dua kali bertemu Uni Emirat Arab (UEA) U-19, (14 dan 16 April), terakhir ditantang klub lokal Arab Saudi, Al-Shabab U-19, (19/4).

“Dengan empat uji coba yang akan kami lewati, kami berharap tantangan lebih berat dari Tur Nusantara tentunya. Karena lawan-lawan di Tur Timur Tengah lebih kompetitif. Itu bagus, agar anak-anak bisa cari solusi-solusi dalam permainan,” ungkap Indra.

Berhadapan dengan Oman dan UEA yang juga peserta Piala AFC U-19 di Myanmar, Oktober mendatang, tentu bisa dijadikan ajang membaca bagaimana kekuatan lawan. Disinilah, Indra jadikan uji coba tersebut sebagai barometer kekuatan dari anak-anak asuhnya.

“Ini sangat bagus sebagai pengetahuan kami. Selain itu, kami juga punya barometer kekuatan-kekuatan negara lain seperti Jepang, Vietnam, Korea Selatan. Kami sedikit banyak sudah tahu,” papar Indra. Strategi berbeda tidak seperti menjalani Tur Nusantara kemarin, akan diterapkan pelatih yang mengantar timnas U-19 keluar sebagai juara Piala AFF 2013 lalu.

Karena di uji coba nanti, bagaikan laga sesungguhnya bagi timnas U-19 menurut Indra . Karena disini, nama bangsa dipertaruhkan. “Kami tidak akan simpan pemain, uji coba ini tidak seperti Tur Nusantara. Kami pastikan jika sistem rotasi tidak akan sebanyak kemarin dilakukan,” ungkap pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tersebut.

“Salah satu faktor kenapa pilihan itu dilakukan, karena ini sudah pertandingan antar negara bukan uji coba lokal. Bagaimana pun, nama bangsa dan negara akan dipertaruhkan dalam laga-laga kami di tur Timur Tengah,” tutup Indra. 

Dapat Bonus Emas dan Uang

Para pemain dan ofisial Timnas U-19 kembali mendapat bonus. Setelah diberangkatkan umrah ke Tanah Suci, kali ini mereka mendapat apresiasi dari Badan Tim Nasional (BTN), berupa emas dan uang. Untuk emas, BTN memberinya seberat 3,5 gram dan uang sebesar 1.000 riyal atau setara Rp 3 juta. Selain itu, Ravi Murdianto dkk mendapat lima buah sajadah per orang.

Ketua BTN La Nyalla Mattalitti mengatakan, bonus yang diberikan kepada rombongan skuad U-19 sebagai apresiasi semata. “Emas tersebut untuk diserahkan kepada ibu bagi para pemain, atau istri bagi para tim pelatih dan ofisial. Mudah-mudahan, Allah SWT memberi medali emas kepada Timnas U-19 pada saat di Myanmar (Piala Asia U-19) nanti. Karena, doanya seorang ibu yang akan membuat mukjizat bagi Timnas U-19,” kata La Nyalla, kemarin.

Sedangkan, uang yang diberikan secara tunai itu agar dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan atau oleh-oleh selama berada di Tanah Suci. Evan Dimas dkk berada di Arab Saudi selama lima hari untuk menjalani ibadah umrah, terhitung mulai 1-5 April 2014.”Untuk uang 1.000 riyal, biar dipakai untuk beli oleh-oleh sesuai dengan keinginannya. Lalu sajadah, tentunya untuk digunakan ibadah dan saya juga dapat pahalanya,” ujar pria yang juga menjabat wakil ketua umum PSSI ini.

Selama lima hari itu, rombongan timnas Garuda Jaya berada di Madinah dua malam dan tiga hari di Makkah. Ibadah umrah tersebut, merupakan hadiah dari BTN setelah Timnas U-19 berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 tahun lalu dan meloloskan Indonesia ke putaran Piala Asia U-19, di Myanmar, Oktober mendatang.

Selepas menjalankan Umrah, Evan Dimas cs akan menjalani empat laga uji coba dalam Tur Timur Tengah. Pertama, skuad arahan Indra Sjafri akan menjajal Timnas Oman, 9 April, dilanjutkan melawan Timnas Uni Emirat Arab selama dua kali, masing-masing 14 April dan 16 April. Sedangkan, latih tanding terakhir adalah lawan klub lokal, Al Shabab, 19 April. Rencananya, Ravi Murdianto dkk akan kembali ke Indonesia pada 21 April mendatang.[indopos]